Show simple item record

dc.contributor.advisorRochadi, R. Kintoko
dc.contributor.advisorSarumpaet, Sorimuda
dc.contributor.authorHarahap, Rina Andriani
dc.date.accessioned2018-03-15T03:17:12Z
dc.date.available2018-03-15T03:17:12Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/1006
dc.description157032045en_US
dc.description.abstractGlobally, about 17 million deaths each year are caused by cardiovascular disease, almost one third of the total deaths. The data revealed that the hypertension complication caused 9.4 million deaths each year throughout the world. Based on the data of Riskesdas in 2013 from the measurement of blood pressure of the inhabitants above 18 years old, it was found that the prevalence of hypertension in Indonesia was25.8%. The objective of the research was to analyze the risk factors of age, physical activity, smoking, and alcohol consumption on the incidence of hypertension in male young adults in the working area of Bromo Puskesmas, Medan, in 2017. The research used observational analytic method with case-control design. The samples were 44 cases and 44 controls. The data were gathered by using questionnaires and analyzed by using univariate analysis, bivariate analysis with chi square test, and multivariate analysis with logistic regression test. The result of the research showed that there was the influence of age (p0.022; OR=2.956 95%CI: 1.149-7.602, physical activity (p=0.010; OR=3.3095 95%CI: 1.292-7.417), and smoking (p=0.014; OR=3.619 95%CI: 1.257-10.421) with the incidence of hypertension. The variable which had the most dominant influence was smoking (p=0,006 OR= 4,446 (95%CI 1,445-13,678). It is recommended that the Puskesmas management increase the role of Posbindu in decreasing the risk factor for hypertension like providing counseling, doing mutual sports activity, and creating No Smoking Area.en_US
dc.description.abstractSecara global sekitar 17juta kematianper tahun akibat penyakitkardiovaskular, hampir sepertiga dari total. Dari data tersebut, komplikasi dari hipertensi mengakibatkan 9,4 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesian berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 yang didapat melalui pengukuran tekanan darah pada penduduk umur 18 tahun ke atas yaitu sebesar 25,8%. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor risiko umur, aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa awal di wilayah Puskesmas Bromo Medan tahun 2017. Jenis penelitian adalah analitik observasional desain case control. Sampel penelitian sebanyak 44 kasus dan 44 kontrol. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan menggunakan ujichi-square, multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh umur p= 0,022 OR=2,956 (95%CI 1,149-7,602), aktivitas fisik p= 0,010 OR=3,095 (95%CI 1,292-7,417), merokokp= 0,014 OR=3,619 (95%CI 1,257-10,421) dengan kejadian hipertensi. Dan variabel yang dominan adalah merokok, hasil analisis diperoleh p= 0,006 OR= 4,446 (95%CI 1,445-13,678). Diharapkan bagi puskesmas agar lebih meningkatkan peran serta Posbindu dalam mengurangi faktor risiko hipertensi, seperti penyuluhan, membuat kegiatan olahraga bersama dan menciptakan kawasan bebas asap rokok.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectHypertensionen_US
dc.subjectPhysical Activityen_US
dc.subjectSmokingen_US
dc.subjectAlcoholen_US
dc.titleFaktor Risiko Aktivitas Fisik, Merokok, dan Konsumsi Alkohol terhadap Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Dewasa Awal di Wilayah Puskesmas Bromo Medan Tahun 2017en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record