Show simple item record

dc.contributor.advisorSilaban, Gerry
dc.contributor.advisorNurmaini
dc.contributor.authorSyarkawi
dc.date.accessioned2019-02-28T01:16:53Z
dc.date.available2019-02-28T01:16:53Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherAkhmad Danil
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/11967
dc.description167032015en_US
dc.description.abstractMusculoskeletal Disorders (MSDs) is a complaint due to damage to joints, ligaments and tendons because the muscles receive static load repeatedly and in the long term. These complaints can be reversible and irreversible. The purpose of this study was to identify the causes of complaints of Musculoskeletal Disordes (MSDs) by type of work and to know the relationship between occupation and the occurrence of Musculoskeletal Disordes (MSDs) in brick kitchen workers. The research method used is Cross Sectional Design. The sample of this study totals 45 people who are divided into three groups, namely the group of processing, molding and burning of bricks. Bivariate analysis using kruskal wallis test with post hoc Mann Whitney for unpaired sample with significance level 95% (α = 0,05). Statistical test results between processing and molding group showedthere was no significant differences in MSDs complaints (p > 0.05).Statistical test results between processingand burning group showed significant differences in MSDs complaints (p < 0.05). As well as statistical results In the printing and combustion workers of bricks there was a significant differences in MSDs complaints (p < 0.05). The conclusion of this study is that there are significant differences in MSDs complaints between the processing and combustion section, as well as the printing and burning section of workers in the brick. Then it is recomended to pay attention for the natural work position to reduce the level of complaints of MSDs.en_US
dc.description.abstractMusculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan keluhan akibat terjadi kerusakan pada sendi, ligamen dan tendon karena otot menerima beban statis secara berulang dan dalam jangka waktu lama. Keluhan ini dapat berupa sementara dan menetap. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbedaan keluhan MSDs berdasarkan jenis pekerjaan dan untuk mengidentifikasi perbedaan keluhan MSDs berdasarkan faktor-faktor risiko penyebab MSDs yang terdapat pada pekerja dapur batu bata di desa Lancang Barat Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional. Jumlah populasi 63 dapur batu bata (189 pekerja). Penentuan dapur batu bata yang terpilih dengan tehnik random sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, pengukuran menggunakan REBA. Tahapan analisis meliputi univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pekerja berusia ≤35 tahun dengan usia >35 tahun, antara pekerja laki-laki dan perempuan, antara lokasi kerja, tingkat risiko nilai akhir REBA terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan terhadap keluhan MSDs yaitu lokasi kerja. Hasil analisis diperoleh nilai p= 0,007 r2= 0,140. Usaha menurunkan keluhan MSDs dapat dilakukan dengan membekali pekerja dan pemilik dapur batu bata tentang faktor risiko MSDs. Bagi pekerja diharapkan menghindari mengangkat beban yang berat, kurangi gerakan berulang, minimalkan posisi statis saat bekerja. Bagi pemilik dapur batu bata menyediakan peralatan kerja yang sesuai dengan ergonomi pekerja.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectMSDsen_US
dc.subjectIrreversibleen_US
dc.subjectReversibleen_US
dc.titlePerbedaan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pekerja di Dapur Batu Bata Berdasarkan Jenis Pekerjaan di Desa Lancang Barat Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara Tahun 2018en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record