Show simple item record

dc.contributor.advisorSusilawati
dc.contributor.advisorAryanto, Didik
dc.contributor.authorSiagian, Uli Artha
dc.date.accessioned2019-03-08T02:07:52Z
dc.date.available2019-03-08T02:07:52Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherAkhmad Danil
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/12209
dc.description140801015en_US
dc.description.abstractResearch on the effect of molybdenum addition on structure and oxidation resistance of FeCrAlSi alloy has been done. The starting material used comes from iron waste, Fe-Cr chunks, Fe-Si chunks, Fe-Mo chunks and pure aluminum. The starting material is mixed and dimilled to become a fine powder by mechanical alloying method. The powder of milling results is compressed into pellets with a diameter of ± 1 cm and sintered at a temperature of 1200ºC. Structures and morphology were investigated using XRD and SEM. The oxidation resistance test was performed using a muffe furnace at a temperature of 800ºC to study the oxidation resistance. The SEM analysis shows that when molybdenum is added, the porosity in the alloy is reduced and the constituent atoms are more dense than the FeCrAl alloys, and FeCrAlSi. The results of the oxidation resistance test showed that FeCrAlSi alloys added with molybdenum variation (4 wt%, 7 wt%, and 10 wt%) had excellent oxidation resistance compared to FeCrAl and FeCrAlSi alloys. The XRD analysis also showed that FeCrAlSi alloys added with molybdenum variation (4 wt%, 7 wt%, and 10 wt%) had good crystal structure, which can be seen from the FWHM value. And this alloy has good oxidation resistance can be seen from the phase formed.en_US
dc.description.abstractPenelitian tentang pengaruh penambahan molibdenum terhadap struktur dan ketahanan oksidasi paduan FeCrAlSi telah dilakukan. Material awal yang digunakan berasal dari limbah besi, bongkahan Fe-Cr, bongkahan Fe-Si, bongkahan Fe-Mo dan aluminium murni. Material awal dicampur dan dimilling untuk menjadi serbuk yang halus dengan metode mechanical alloying. Serbuk hasil milling dikompaksi menjadi pelet dengan diameter ± 1 cm dan disinter pada suhu 1200ºC. Struktur dan morfologi diinvestigasi dengan menggunakan XRD dan SEM. Uji ketahanan oksidasi dilakukan dengan menggunakan muffe furnace pada suhu 800ºC untuk mempelajari ketahanan oksidasi. Hasil analisa SEM menujukkan bahwa ketika ditambahkan molibdenum, porositas pada paduan berkurang dan atom-atom penyusunnya semakin rapat dari pada paduan FeCrAl, dan FeCrAlSi. Hasil uji ketahanan oksidasi menunjukkan bahwa paduan FeCrAlSi yang ditambahkan dengan variasi molibdenum (4 wt%, 7 wt%, dan 10 wt%) memiliki ketahanan oksidasi yang sangat baik dari pada paduan FeCrAl dan FeCrAlSi. Sedangkan hasil analisa XRD juga menunjukkan bahwa paduan FeCrAlSi yang ditambahkan dengan variasi molibdenum (4 wt%, 7 wt%, dan 10 wt%) memiliki struktur kristal yang baik, yang dapat dilihat dari nilai FWHM. Dan paduan ini memiliki ketahanan oksidasi yang baik dapat dilihat dari fasa yang terbentuk.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectCold Compactionen_US
dc.subjectMechanical Alloyingen_US
dc.subjectMolybdenumen_US
dc.subjectFeCrAlSiMo alloyen_US
dc.subjectStructureen_US
dc.subjectOxidation Resistance Testen_US
dc.titlePengaruh Penambahan Molibdenum Terhadap Struktur dan Ketahanan Oksidasi Paduan FeCrAlSien_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record