Show simple item record

dc.contributor.advisorSalmiah
dc.contributor.advisorNasution, Siti Khadijah H.
dc.contributor.authorSimanungkalit, Christopher
dc.date.accessioned2019-03-11T02:59:51Z
dc.date.available2019-03-11T02:59:51Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherIndra
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/12279
dc.description120304106en_US
dc.description.abstractThis study aims to determine the characteristics of corn farmers and analyze the area of land, the number of seeds, the amount of fertilizer, the number of pesticides and the amount of labor on corn production in the village Bertungen Julu District, Dairi Regency. Method of determining area used in this research is method purposive area method. The method of analysis used are the method of analysis descriptive and multiple linear regression analysis. The results showed the socio economic characteristic is different. Judging by age, education, the number of dependents and duration of farming has a relationship with the productivity of maize. Based on multiple linear regression analysis, the significance of F is 0.000, that is, simultaneously, all factors of production (land area, number of seeds, number of fertilizers, number of pesticides and number of labor) significantly affect the production of maize in Bertungen Julu Village. Partially, the land area (significance value t of 0,000), the amount of fertilizer (t significance value of 0.002), the amount of pesticide (t significance value of 0.046) had significant effect on corn production, while the number of seeds (t significance value of 0.072) labor (significance t value of 0.930) did not significantly affect the production of maize in Bertungen Julu Village.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan karakteristik petani jagung serta menganalisis pengaruh luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, jumlah pestisida dan tenaga kerja terhadap produksi jagung di Desa Bertungen Julu. Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive area sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristis sosial ekonomi yang berbeda-beda. Dilihat dari umur, pendidikan, jumlah tanggungan dan lama bertani memiliki hubungan terhadap produktivitas jagung.Berdasarkan analisis regresi linier berganda, didapatkan nilai signifkansi F adalah 0,000, artinya, secara serempak, seluruh faktor-faktor produksi (luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, jumlah pestisida dan tenaga kerja) berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di Desa Bertungen Julu. Secara parsial, luas lahan (nilai signifikansi t sebesar 0,000), jumlah pupuk (nilai signifikansi t sebesar 0,002), jumlah pestisida (nilai signifikansi t sebesar 0,046) berpengaruh nyata terhadap produksi jagung, sedangkan jumlah benih (nilai signifikansi t sebesar 0,072) dan tenaga kerja (nilai signifikansi t sebesar 0,930) tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di Desa Bertungen Julu.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectKarakteristik petanien_US
dc.subjectFaktor-faktor produksi jagungen_US
dc.titleAnalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung (Kasus: Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record