Show simple item record

dc.contributor.advisorThoha, Achmad Siddik
dc.contributor.authorKudadiri, Khairunnisa
dc.date.accessioned2019-03-14T04:17:19Z
dc.date.available2019-03-14T04:17:19Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/12442
dc.description141201078en_US
dc.description.abstractThis study aims to identify community activities and social impacts due to natural disasters around Dua Warna Waterfall in Deli Serdang Regency, North Sumatra. The method used in this study uses a qualitative descriptive method. Primary data is obtained through filling out questionnaires , interviews and direct observation while secondary data is obtained through relevant agencies and institutions. The social conditions of the community before the occurrence of natural disasters are the existence of social interaction, cooperation, mutual cooperation, regular meetings that are interwoven. This change in conditions led to new community activities carried out after the disaster, namely the existence of disaster response socialization. The social activities of the people who walk in the Dua Warna Waterfall after the disaster are maintaining the cleanliness of each villa and the field, cooperating with fellow entrepreneurs, villa rental services, outdoor equipment rentals, parking attendants and other related parties. The impact of the natural disaster on the social activities of the people who experienced changes in the form of the loss of routine activities of tour guides and the absence of mutual cooperation activities to clear the path to the location of ecotourism. Rehabilitation efforts need to be carried out to restore the social and economic activities of the community by improving the management of tourist areas by paying attention to security aspects in utilizing natural resources.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas masyarakat dan dampak sosial akibat bencana alam banjir bandang di sekitar Air Terjun Dua Warna Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengisian angket (kuesioner), wawancara dan observasi langsung sedangkan data sekunder diperoleh melalui instansi dan lembaga terkait. Kondisi sosial masyarakat sebelum terjadinya bencana banjir bandang yaitu adanya interaksi sosial, kerja sama, gotong royong, pertemuan rutin yang terjalin. Perubahan kondisi ini memunculkan aktifitas baru masyarakat yang dilakukan setelah terjadinya bencana yaitu adanya sosialisasi tanggap bencana. Aktivitas sosial masyarakat yang berjalan di kawasan Air Terjun Dua Warna setelah terjadinya bencana yaitu menjaga kebersihan setiap villa dan lapangan, kerja sama anatar sesama pengusaha jasa penyawaan villa, penyewaan peralatan outdoor, petugas parkir dan pihak terkait lainnya. Dampak bencana banjir bandang terhadap aktivitas sosial masyarakat yang mengalami perubahan berupa hilangnya kegiatan rutinitas para pemandu wisata dan tidak adanya aktivitas gotong royong untuk membersihkan jalur menuju lokasi ekowisata. Upaya rehabilitasi perlu dilakukan untuk memulihkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dengan cara meningkatkan pengelolaan kawasan wisata dengan memperhatikan aspek keamanan dalam memanfaatkan kekayaan alam.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectAktivitas masyarakaten_US
dc.subjectAir terjun dua warnaen_US
dc.subjectBencana alamen_US
dc.subjectDampak sosialen_US
dc.titleDampak Bencana Banjir Bandang Terhadap Aktivitas Sosial di Kawasan Air Terjun Dua Warna Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utaraen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record