Show simple item record

dc.contributor.advisorBangun, Hakim
dc.contributor.advisorNainggolan, Marline
dc.contributor.authorBangun, Yuni Sari Br
dc.date.accessioned2018-03-23T03:02:07Z
dc.date.available2018-03-23T03:02:07Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/1291
dc.description131501034en_US
dc.description.abstractBackgorund: Turmeric has a major component of curcumin which is efficacious as an antibacterial. Treatment of gastric ulcers using turmeric is less effective because curcumin has low solubility and bioavailability. Therefore, a solid dispersion preparation is made to increase the disolution of curcumin and to retain curcumin in stomach so bioavailability increase. Purpose: Formulations of gastroretentif alginate beads containing solid dispersion of turmeric extract and give antibacterial effect.. Methods: Turmeric powder was macerated with 96% ethanol, the maserate was evaporated with 50°C rotary evaporator, then stored into the freezer. Then dispersion of the turmeric extract was made by the addition of polyvinylpriolidin (PVP) K30 with a ratio of 1: 1 and 1: 2. Alginate beads were prepared to contain 15% turmeric extract with addition of Tween 80 and dropped into 0.15 M CaCl2 solution using syringe with 4-5 minute curing time while stirring using a magnetic stirrer at 50 rpm. Then, alginate beads which contain solid dispersion of turmeric extract : PVP K30 with a ratio of 1:1 and 1:2 with the same method. The curcumin release test was performed for 9 hours using a jacketed glass in artificial gastric medium of pH 1.2 and measured curcumin concentration by spectrophotometer at 428 nm wavelength. Alginate beads were tested for antibacterial activity using hole methods against Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria. Result: : Alginate beads which contain solid dispersion of turmeric extract had average diameter size 1.34 ± 0.04 mm and alginate beads which contain turmeric extract had diameter size 1.28 ± 0.06 mm. Alginat beads that contained solid dispersion of turmeric extracts : PVP K30 (1:1) had the highest curcumin release and were sustained release with Higuchi release kinetics. The results of antibacterial activity test showed that beads containing solid dispersion of turmeric extract: PVP K30 (1: 1) and (1: 2) had higher antibacterial activity than alginate beads containing turmeric extract. Conclusion: Based on the results of this study it can be concluded that alginate beads containing solid dispersion of turmeric extract increase the release of curcumin and give antibacterial effect.en_US
dc.description.abstractLatar Belakang: Kunyit memiliki komponen utama kurkumin yang berkhasiat sebagai antibakteri. Pengobatan ulkus lambung menggunakan kunyit kurang efektif karena kurkumin memiliki kelarutan dan bioavailabilitas yang rendah. Oleh karena itu dibuat suatu sediaan dispersi padat untuk meningkatkan disolusi kurkumin dan untuk mempertahankan kurkumin di lambung sehingga meningkatkan bioavailabilitasnya. Tujuan Penelitian: Formulasi beads alginat gastroretentif yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit dan memberikan efek antibakteri. Metode: Serbuk kunyit dimaserasi dengan etanol 96%, maserat diuapkan dengan penguap vakum putarsuhu 50°C, kemudian dimasukan ke dalam lemari pendingin. Selanjutnya dispersi padat ekstrak kunyit dibuat dengan penambahan polivinilpriolidin (PVP) K30 dengan perbandingan 1:1 dan 1:2. Beads alginatdibuat mengandung ekstrak kunyit 15% dengan penambahan Tween 80 dan diteteskan ke dalam larutan CaCl2 0,15 M menggunakan jarum suntik dengan waktu 4-5 menit sambil diaduk menggunakan pengaduk magnetik dengan kecepatan 50 rpm. Kemudian dibuat beads alginat yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit : PVP K30 dengan perbandingan (1:1) dan (1:2) dengan cara yang sama. Pengujian pelepasan kurkumin dilakukan selama 9 jam dengan menggunakan gelas berjaket dalam medium lambung buatan pH 1,2 dan diukur konsentrasi kurkumin dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 428 nm. Beads alginatdiuji aktivitas antibakteri menggunakan metode lubang terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil: Beads alginat yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit memiliki ukuran diameter rata-rata 1,34 ± 0,04 mm dan beads alginat yang mengandung ekstrak kunyit memiliki ukuran diameter 1,28 ± 0,06 mm. Pelepasan kurkumin tertinggi dihasilkan beads yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit : PVP K30 (1:1) dan bersifat lepas lambat ddengan kinetika pelepasan model Higuchi. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa beads yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit : PVP K30 (1:1) dan (1:2) memiliki aktivitas antibakteri yang lebih baik dibandingkan beads alginat yang mengandung ekstrak kunyit. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaan beads alginat yang mengandung dispersi padat ekstrak kunyit meningkatkan pelepasan kurkumin dan memberikan efek antibakteri.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectCurcuminen_US
dc.subjectGastroretentiveen_US
dc.subjectAlginate Beadsen_US
dc.subjectTween 80en_US
dc.subjectSolid Dispersionen_US
dc.subjectAntibacterical Activity Testen_US
dc.titleFormulasi Beads Alginat Gastroretentif yang Mengandung Dispersi Padat Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Uji Aktivitas Antibakterien_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record