Show simple item record

dc.contributor.advisorAzhar, Chairul
dc.contributor.advisorHarun, Fathur Rahman
dc.contributor.authorFahmi, Khalil
dc.date.accessioned2019-04-04T01:59:10Z
dc.date.available2019-04-04T01:59:10Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/13061
dc.description091501007en_US
dc.description.abstractBrokoli (Brassica oleracea L.) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, kalium, besi dan selenium. Brokoli merupakan sayuran asli Italia yang dapat dikonsumsi atau dimakan mentah, direbus, atau untuk dibuat sup. Ditinjau dari cara konsumsi brokoli baik secara segar maupun direbus maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan kalsium dan kalium pada brokoli yang segar dan direbus. Sampel brokoli didestruksi kering, kemudian Analisis kuantitatif kalsium dan Kalium dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (AAS) yaitu logam Kalsium pada panjang gelombang 422,7 nm dan logam Kalium pada panjang gelombang 766,50 nm. Keuntungan dari metode ini adalah dapat menentukan kadar logam tanpa dipengaruhi oleh keberadaan logam yang lain dan logam dalam jumlah kecil. Hasil penelitian menunjukkan kadar kalsium pada brokoli segar sebesar (8,4157 ± 1,1530) mg/100 g dan pada brokoli rebus sebesar (7,9249 ± 0,4024) mg/100 g. Kadar kalium pada brokoli segar sebesar (1494,0110 ± 507,6411) mg/100 g dan pada brokoli rebus sebesar (841,4374 ± 107,5145) mg/100 g. Sedangkan, persentase penurunan kadar kalsium pada brokoli setelah direbus untuk kalsium adalah 5,83 % sedangkan untuk kalium adalah 43,67 %. Secara statistik uji beda rata – rata kandungan kalsium dan kalium antara brokoli segar dan rebus dengan menggunakan distribusi F, menyimpulkan bahwa kandungan kalsium dan kalium pada brokoli segar lebih tinggi secara signifikan dari brokoli rebus.en_US
dc.description.abstractBroccoli (Brassica oleracea L.) is a vegetable that is included in the cabbage tribe or Brassicaceae. Broccoli contains a variety of essential minerals such as calcium, potassium, iron and selenium. Broccoli is a vegetable native Italy can be consumed or eaten raw, steamed, or for soup. Judging from the way the broccoli consumption either fresh or steamed, this study aims to determine the differences in the content of calcium and potassium in the fresh broccoli and steamed. Samples were dried destruction, and quantitative analysis of calcium and potassium were calculated using atomic absorption spectrophotometry (AAS) Calcium metal is at a wavelength of 422.7 nm and metallic potassium at a wavelength of 766.50 nm. The advantage of this method is to determine the metal content without being affected by the presence of other metals and metal in small quantities. The results showed the level of calcium in broccoli is (8.4157 ± 1.1530) mg/100 g and the steamed broccoli of (7.9249 ± 0.4024) mg/100 g. Levels of potassium in fresh broccoli (1494.0110 ± 507.6411) mg/100 g and steamed broccoli for (841.4374 ± 107.5145) mg/100 g. Decreasing percentage in Broccoli after steamed for calcium is 5.83% and potassium 43.67%. Statistically different test average content of calcium and potassium between fresh broccoli and steamed using the F distribution, concluded that the content of calcium and potassium in fresh broccoli significantly higher than steamed broccoli.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBrokoli Segaren_US
dc.subjectRebusen_US
dc.subjectKalsiumen_US
dc.subjectKaliumen_US
dc.subjectSpektrofotometer Serapan Atomen_US
dc.titlePenetapan Kadar Kalsium dan Kalium dalam Brokoli (Brassica oleracea, L.) Segar dan Direbus Secara Spektrofotometri Serapan Atomen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record