Show simple item record

dc.contributor.advisorSinaga, Siti Morin
dc.contributor.advisorHaro, Ginda
dc.contributor.authorPanjaitan, Febryanto Y
dc.date.accessioned2018-03-27T03:03:27Z
dc.date.available2018-03-27T03:03:27Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/1379
dc.description151524016en_US
dc.description.abstractChive (Allium schoenoprasum L.) is a plant of the Liliaceae family and is usually served as a vegetable. This study aims to determine whether there is magnesium, iron and zinc and to determine levels and differences in magnesium, iron and zinc levels on fresh chive and boiled chive. Before the first analysis of dry sampling was done, then quantitative analysis of magnesium, iron and zinc was performed using Atomic Absorption Spectrophotometric (SSA) method with an air-acetylene flame at 285.2 nm wavelength; 248.3 nm and 213.9 nm respectively for magnesium, iron and zinc. The results showed magnesium levels on fresh chive and boiled chive respectively (29.3645 ± 1.1240) mg/100g dan (17.0257 ± 1.6963) mg/100g. Iron content of fresh chive and boiled chive respectively (1.1706 ± 0.0428) mg/100 g and (1.0472 ± 0.0286) mg/100g. Zinc content in fresh chive and boiled chive respectively (0.2797 ± 0.0115) mg/100g and (0.1494 ± 0.0305) mg/100g. From the research results can be concluded that the magnesium, iron and zinc content in fresh chives is higher than boiled chives.en_US
dc.description.abstractKucai (Allium schoenoprasum L.) adalah tanaman dari keluarga Liliaceae dan biasa disajikan sebagai sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat magnesium, besi dan seng dan untuk mengetahui kadar serta perbedaan kadar magnesium, besi dan seng pada kucai segar dan kucai rebus. Sebelum dilakukan analisis terlebih dahulu sampel didestruksi kering, kemudian analisis kuantitatif magnesium, besi dan seng dilakukan dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dengan nyala udara-asetilen pada panjang gelombang 285,2 nm; 248,3 nm dan 213,9 nm masing- masing untuk magnesium, besi dan seng. Hasil penelitian menunjukkan kadar magnesium pada kucai segar dan kucai rebus masing-masing sebesar (29,3645 ± 1,1240) mg/100g dan (17,0257 ± 1,6963) mg/100g. Kadar besi pada kucai segar dan kucai rebus masing-masing sebesar (1,1706 ± 0,0428) mg/100g dan (1,0472 ± 0,0286) mg/100g. Kadar seng pada kucai segar dan kucai rebus masing-masing sebesar (0,2797 ± 0,0115) mg/100g dan (0,1494 ± 0,0305) mg/100g. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar magnesium, besi dan seng pada kucai segar lebih tinggi dari pada kucai rebus.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectChiveen_US
dc.subjectMagnesiumen_US
dc.subjectIronen_US
dc.subjectZincen_US
dc.subjectAtomic Absorption Spectrophotometryen_US
dc.titlePenetapan Kadar Magnesium, Besi dan Seng pada Daun Kucai (Allium schoenoprasum, L.) Segar dan Rebus Secara Spektrofotometri Serapan Atomen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record