Show simple item record

dc.contributor.advisorGinting, Paham
dc.contributor.authorAstuti, Sri
dc.date.accessioned2019-05-14T02:09:10Z
dc.date.available2019-05-14T02:09:10Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/14108
dc.description116 Halamanen_US
dc.description.abstractThe parent market Medan Tuntungan is the largest market on theisland of Sumatera. The goverment relocates market center traders to the host market, the relocation aims to the effectiveness of access for consumers and producers, the utilization of urban spatial as well as for transportation and time efficiency. This study was conducted with the aim to determine the effect of service marketing mix consisting of product, price, promotion, place, people, process and physical evidence to the satisfaction of merchants in the parent market Medan Tuntungan. The type of research is associative. The model used in this study is method of observation, interviews, questionnaires and literature study using a likert scale and the sampling method used was accidental sampling of 100 samples. The method of analysus used is multiple linear regression analysis method. The result of this study indicate that simultaneously marketing service mix (products, price, promotion, place, people, process and physical evidence) have a positive and significant effect on the satisfaction of merchants in the parent market Medan Tuntungan. Partially, marketing service mix (products, price, promotion, place, people, process and physical evidence) have a positive and significant effect on the satisfaction of merchants in the parent market Medan Tuntungan. Judging from the result of determination analysis Adjusted R squareof 0,639 or 63,9percentvariable of merchant satisfaction can be explained by the marketing service mix and the rest 36,1 percentis explained by other variables studied in this study.en_US
dc.description.abstractPasar Induk Medan Tuntungan merupakan pasar terbesardi Pulau Sumatera. Pemerintah merelokasi para pedagang Pusat Pasar ke Pasar Induk, perelokasian ini bertujuan untuk efektifivitas akses bagi konsumen dan produsen, pemanfaatan tata ruang kota, serta untuk efisiensi transportasi dan waktu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran jasa yang terdiri dari produk, harga, promosi, distribusi, orang, proses dan bukti fisik terhadap kepuasan pedagang di Pasar Induk Medan Tuntungan Jenis penelitian ini adalah asosiatif. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, kuesioner dan studi kepustakaan dengan menggunakan skala likert dan metode penentuan sampel yang digunakan adalah aksidental sampling sebanyak 100 sampel. Metode analisis yang di gunakan adalah metode regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, bauran pemasaran jasa (produk, harga, promosi, distribusi, orang, proses dan bukti fisik) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pedagang di Pasar Induk Medan Tuntungan. Secara parsial pengaruh bauran pemasaran jasa (produk, harga, promosi, distribusi, orang, proses dan bukti fisik) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pedagang di Pasar Induk Medan Tuntungan. Dilihat dari hasil analisis koefisien determinasi didapat nilai Adjusted R square sebesar 0,639 berarti 63,9 persenvariabel kepuasan pedagang dapat dijelaskan oleh bauran pemasaran jasa dan sisanya 36,1persendijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectProductsen_US
dc.subjectPriceen_US
dc.subjectPromotionen_US
dc.subjectPlaceen_US
dc.subjectPeopleen_US
dc.subjectProcessen_US
dc.subjectPhysical Evidenceand Merchants Satisfactionen_US
dc.titlePengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap Kepuasan Pedagang (Studi pada Pasar Induk Sayuran dan Buah-Buahan Medan Tuntungan)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik160521065


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record