Show simple item record

dc.contributor.advisorThamrin
dc.contributor.advisorMarpongahtun
dc.contributor.authorManik, Cornelius
dc.date.accessioned2019-05-15T04:41:15Z
dc.date.available2019-05-15T04:41:15Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/14208
dc.description84 halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan bentonit pada membran selulosa asetat terhadap fluks dan % rejeksi membran pada filtrasi air gambut. Pembuatan membran selulosa asetat dengan penambahan variasi konsentrasi bentonit yaitu 0%; 5%; 10%; 15%; 20% dan 25% dengan teknik inversi fasa-perendaman. Karakterisasi membran yang dilakukan meliputi Fourier Transform Infrared Spectroscopy (spektroskopi FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM) serta uji fluks dengan menggunakan sistem aliran dead end. Analisis air yang diukur antara lain pH, kekeruhan, TSS dan TDS dengan menggunakan air gambut Desa Kayu Labu, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Ketebalan membran yang diperoleh dari proses pencetakan bervariasi yaitu 0.13 – 0.32 mm. Berdasarkan spektrum FTIR menunjukkan tidak ada dijumpai gugus baru pada spektrum yang mengindikasikan reaksi yang berlangsung antara selulosa asetat dengan bentonit secara fisika. Karakterisasi membran selulosa asetat dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan persebaran pori yang sedikit, namun berbeda dengan permukaan membran Selulosa asetat-Bentonit memiliki persebaran pori yang lebih banyak dan ukuran pori yang kecil. Uji fluks optimum diperoleh membran M4 dengan nilai fluks 15 L.m-2.Jam-1 dan rejeksi membran (R) untuk kekeruhan dan organik adalah 60% dan 55%. Hasil analisis air gambut menunjukkan penurunan setelah filtrasi dengan membran yaitu kekeruhan (18 NTU), warna (43 TCU), TSS (50 mg/L), TDS (35 mg/L).en_US
dc.description.abstractThis researchaims todetermined effect of adding bentoniteoncellulose acetate membraneto themembranefluxand %rejectiononpeatwaterfiltration. Preparation celluloseacetatemembranes by adding variations of bentoniteis0%; 5%; 10%; 15%; 20% and25% using aphase inversion-immersion method. Membranes characterizationwere conducted by FourierTransform InfraredSpectroscopy(FTIR), Scanning Electron Microscopy(SEM) andfluxtestusingflow systemdeadend. Analysis ofwatermeasured werepH, turbidity, TSSandTDSusingpeatwater from Kayu Labu Village, OganKomering Ilir. The thickness of themembraneobtainedfromthe printing processvaries the0,13 to 0,32mm. Based onFTIRresultsshowednonewclusters was detected inthe spectrum, itsindicatesthatthe reactioncelluloseacetateandbentonitewerephysics reaction. Characterization ofcelluloseacetatemembrane 15% (M1)by ScanningElectron Microscopy(SEM) showed that theporesdistribution was slightly, but its different celluloseacetate 15% -Bentonit15% membrane (M4) has a better poresdistributionandsmall. Optimum fluxobtained of membrane M4with avalue offlux15Lm-2.Jam-1andthe rejection(R) forturbidityandorganic are 60% and55%. The results ofthe analysis peat water were showed decreasingafterfiltrationusingmembranethat isturbidity(18 NTU), color(43 TCU), TSS(50 mg/L), TDS(35 mg/L)en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectMembranen_US
dc.subjectSelulosa Asetaten_US
dc.subjectBentoniten_US
dc.subjectFluksen_US
dc.subjectAir Gambuten_US
dc.titlePembuatan Membran Selulosa Asetat-Bentonit Alam Sebagai Filtrasi Air Gambut Desa Kayu Labuogan Komering Iliren_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik127006012


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record