Show simple item record

dc.contributor.advisorMuljadi
dc.contributor.advisorSinuhaji, Ferdinand
dc.contributor.authorIrawati, Tetti
dc.date.accessioned2019-05-23T03:52:16Z
dc.date.available2019-05-23T03:52:16Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/14721
dc.description102 Halamanen_US
dc.description.abstractBeton adalah materi bangunan yang paling banyak digunakan di bumi; pada umumnya dicampur dengan semen Portland sebagai bahan utama untuk membuat beton. Permintaan akan beton sebagai bahan kontruksi selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Diperkirakan produksi semen akan mengalami peningkatan dari 1,5 juta ton pada tahun 1995 menjadi 2,2 juta ton pada tahun 2010. Seperti kita ketahui bahwa produksi semen Portland sedang disorot karena emisi karbon dioksida yang tinggi. Semen Portland konvensional diproduksi dengan menghaluskan kalsium silika yang bersifat hidrolisis dan dicampur dengan bahan gipsum. Proses pembakaran (kalsinasi) pada tungku (kiln) dapat mencapai lebih dari 1250 0C dan menghasilkan karbon dioksida (CO2) sebagai hasil sampingan pembakaran. Satu ton semen yang diproduksi akan melepaskan satu ton CO2 ke udara yang dapat menimbulkan green house effect (efek rumah kaca) dan peningkatan suhu bumi. Oleh karena itu, diupayakan mencari material pengikat yang mampu mereduksi CO2 atau bahan berbahaya lainnya. Bahan lain yang lebih ramah lingkungan menjadi pilihan yang lebih menjanjikan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBeton Geopolimer Fly Ashen_US
dc.titlePembuatan dan Karakterisasi Beton Geopolimer Fly Ashen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik040801019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record