Show simple item record

dc.contributor.advisorSebayang, Thomson
dc.contributor.advisorSalmiah
dc.contributor.authorPandia, Dwi Rizki Anisa
dc.date.accessioned2019-05-24T04:41:00Z
dc.date.available2019-05-24T04:41:00Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/14818
dc.description146 Halamanen_US
dc.description.abstractOne of the efforts to stabilizing theprice and improving the efficiency trade of red chili is by building a marketing facility, namely the Sub Terminal Of Agribusiness (STA). In Sidodadi Ramunia, Beringin, Deli Serdang has also been built Sub Terminal Of Agribusiness (STA) which operates to accommodate the production of red chili. But the STA has not been utilize optimally by farmers. This study aims to measure the attitude of red chili farmers to the existence of STA and analyze the relationship between attitude forming factors, namely media massa, experience, other people who are considered important, formal and non formal education on existence of STA. The sample of this study was 25 farmers who used STA and 58 farmers who did not use the STA. the scoring analysis method with Likert scaling was usd to measure Rank Spearman's attitude and correlation to analyze the relationship between attitude forming factors and the attitude of the red chili farmers. The results of the study concluded that the attitude of the red chilli farmers to the existence of the Agribusiness Sub Terminal (STA) was dominantly positive. The relationship between the attitudinal factors namely media massa and formal education is not significantly related to the attitude of farmers.Whereas experience, the role of other people who are considered important and non-formal education are significantly weak.en_US
dc.description.abstractSalah satu upaya dalam menstabilkan harga dan memotong mata rantai tata niaga yang terlalu panjang pada petani cabai merah adalah dengan membangun sebuah sarana pemasaran yaitu Sub Terminal Agribisnis (STA). Namun STA yang telah dibangun belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang juga membangun Sub Terminal Agribisnis (STA) yang telah beroperasi menampung hasil produksi cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sikap petani cabai merah terhadap keberadaan STA serta menganalisis hubungan faktor pembentuk sikap yaitu media massa, pengalaman, orang lain yang dianggap penting, pendidikan formal dan non formal atas keberadaan STA. Sampel penelitian ini adalah 25 petani yang memanfaatkan STA dan 58 petani yang tidak memanfaatkan STA. Metode analisis skoring dengan penskalaan Likert digunakan untuk mengukur sikap serta korelasi Rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara faktor pembentuk sikap dengan sikap petani cabai merah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sikap petani cabai merah terhadap keberadaan Sub Terminal Agribisnis (STA) adalah dominan positif. Hubungan faktor-faktor pembentuk sikap yaitu media massa dan pendidikan formal berhubungan sangat lemah dan tidak signifikan. Sedangkan pengalaman, orang lain yang dianggap penting dan pendidikan non formal berhubungan lemah dan signifikan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectSTAen_US
dc.subjectSikap Petanien_US
dc.subjectFaktor Pembentuk Sikap Petanien_US
dc.titleSikap Petani Cabai Merah Terhadap Keberadaan Sub Terminal Agribisnis (STA) (Kasus : Desa Sidodadi Ramunia, Kec. Beringin, Kab. Deli Serdang)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik150304083


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record