Show simple item record

dc.contributor.advisorPutra, Imam Budi
dc.contributor.advisorJusuf, Nelva K.
dc.contributor.authorRahmayani, Tissan
dc.date.accessioned2019-06-18T04:37:10Z
dc.date.available2019-06-18T04:37:10Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/15227
dc.description77 Halamanen_US
dc.description.abstractLatar belakang : Akne vulgaris merupakan suatu kondisi inflamasi kulit yang umum dijumpai pada unit pilosebasea, dimana lebih dari 90% remaja menderita akne vulgaris dan setengahnya menetap hingga dewasa. Inflamasi merupakan salah satu dari empat faktor penting dalam patogenesis akne vulgaris, terjadi sebagai fenomena primer maupun sekunder terhadap P. acnes. Sistem imun memiliki mekanisme antiinflamasi yang bertujuan untuk membatasi kerusakan jaringan dan menjaga homeostasis jaringan. Salah satu sitokin poten dalam mekanisme regulasi inflamasi adalah IL-10. Tujuan : Menganalisis hubungan antara kadar IL-10 serum dengan derajat keparahan akne vulgaris Metode : Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang yang melibatkan 33 subjek akne vulgaris dan 31 kontrol sehat yang dilakukan pengukuran kadar IL-10 serum. Derajat keparahan akne vulgaris dinilai berdasarkan kriteria Lehmann. Penelitian ini telah mendapat persetujuan dari Komisi Etika Penelitian Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Hasil : Pada penelitian ini didapatkan nilai rerata kadar IL-10 serum sesuai dengan derajat keparahan akne vulgaris adalah: derajat ringan 6,63 ± 1,94 pg/ml; derajat sedang 4,89 ± 0,95 pg/ml dan derajat berat 4,38 ± 0,61 pg/ml dengan nilai p adalah 0,001 (p<0,05). Kesimpulan : terdapat hubungan antara kadar IL-10 serum dengan derajat keparahan akne vulgaris.en_US
dc.description.abstractBackground : Acne vulgaris is a common inflammatory disorder in pilocebaseous gland units, which more than 90% teenager affected and half of them settled until adult periode. Inflammation is one of the four key factor in pathogenesis of acne vulgaris that could be as primary or secondary phenomenon to P. acnes. Immune system has antiinflammation mechanism that suppress proinflammation molecule products to limit the tissue damage and maintain or restore the homeostasis. One of the potent cytokine that play a role in regulating inflammation mechanism is IL-10. Objective : To determine correlation between IL-10 serum levels with acne vulgaris severity. Methods : This is an observasional cross-sectional analytic study involving 33 acne vulgaris subjects and 31 normal volunteer as a control, who were measured IL-10 serum. Acne vulgaris severity was observed by Lehmann criteria. This study has been approved by Ethical Committee Faculty of Medicine, Universitas Sumatera Utara Results: In this study, we found the mean IL-10 serum levels according to acne vulgaris severity were 6,63 ± 1,94 pg/ml in mild category; 4,89 ± 0,95 pg/ml in moderate category and 4,38 ± 0,61 pg/ml in severe category with p value 0,001 (p<0,05). Conclusion: There is a correlation between IL-10 serum levels and acne vulgaris severity.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectAkne Vulgarisen_US
dc.subjectIL-10 Serumen_US
dc.subjectDerajat Keparahanen_US
dc.titleHubungan Antara Kadar Interleukin-10 (IL-10) Serum dengan Derajat Keparahan Akne Vulgarisen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik147041002


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record