Show simple item record

dc.contributor.advisorSantosa, Heru
dc.contributor.advisorUtama, Surya
dc.contributor.authorPanjaitan, Polma Ria Metawati
dc.date.accessioned2019-06-27T01:44:54Z
dc.date.available2019-06-27T01:44:54Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/15468
dc.description180 Halamanen_US
dc.description.abstractAntenatal Care (ANC) examination is one of the important strategies in decreasing AKI (Maternal Death Rate) and AKB (Infant Death Rate) Which are still high nowadays. Ridos Hospital, Medan, is one of hospitals which provided ANC examined with 889 woman pregnancy who had their ANC examined, and 498 woman pregnancy who revisited the hospital to have their ANC examined in 2016. The research used a survey with explanation research method which was aimed to explained the influence of individual characteristics (age, education, occupation, parity, health condition, pregnancy interval, income, distance, attitude, knowledge, husbands’ support, and satisfaction with health care providers’ services) on the interest in revisiting for ANC examination at Ridos Hospital, Medan, in 2017. The research was conducted at Ridos Hospital, Medan. The population was all woman pregnancy, and 89 of them were use as the sample, taken by use accidental sample technique. The data were analyzed by using multiple linear regressions’ analyses. The result of the research showed that the variables which influenced revisiting for ANC examination were education, knowledge, attitude, and satisfaction with health care providers’ services. The contribution of these four variables to the interest in revisiting for ANC examination was 57%, and the variable which had the most dominant influence was knowledge (β=0.475). It was also found that 40.4% of the respondents were in bad category in their interest in revisiting for ANC examination, 32.6% of them were moderate category, and 27.0% of them were in good category. It is recommended that advocacy and socialization about ANC examination be done. It should be in accordance with the standard. Health care providers should be trained, and they should improve their service quality by being hospitable, skillful, and clear in giving information.en_US
dc.description.abstractPemeriksaan Antenatal Care (ANC) menjadi salah satu strategi penting dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang saat ini masih tinggi. Rumah Sakit Umum Ridos Medan merupakan salah satu rumah sakit yang melayani pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan persentase ibu hamil yang melakukan kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) yang rendah yaitu sebanyak 889 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sedangkan yang melakukan kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) hanya sebanyak 498 ibu hamil pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah survey dengan tipe explanatory research, yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh karakteristik individu (umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, kondisi kesehatan, interval kehamilan, pendapatan, jarak, sikap, pengetahuan, dukungan suami, dan kepuasan atas petugas kesehatan) terhadap minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Rumah Sakit Umum Ridos Medan Tahun 2017. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Ridos Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil. Teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling sebanyak 89 orang. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variabel yang berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pendidikan, pengetahuan, sikap, dan kepuasan atas petugas kesehatan. Kontribusi keempat variabel tersebut terhadap minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah sebesar 57%. Dari keempat variabel tersebut yang paling kuat pengaruhnya terhadap minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pengetahuan (B=0,475). Minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) oleh responden secara umum berada dalam kategori kurang yaitu sebesar 40,4%, sedang sebesar 32,6%, dan tinggi minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sebesar 27,0%. Dalam upaya peningkatan minat kunjungan ulang pemeriksaan Antenatal Care (ANC), maka upaya yang harus dilakukan yaitu advokasi dan sosialisasi tentang pemeriksaan Antenatal Care (ANC), melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sesuai standar, melatih tenaga kesehatan terkait dan diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara lebih ramah, sigap, perhatian, dan jelas dalam menyampaikan informasi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPemeriksaan Antenatal Care (ANC)en_US
dc.subjectIbu Hamilen_US
dc.subjectKunjungan Ulangen_US
dc.titlePengaruh Karakteristik Individu Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Rumah Sakit Umum Ridos Medanen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157032139


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record