Show simple item record

dc.contributor.advisorSabrina
dc.contributor.advisorDamanik, Revandy IM
dc.contributor.authorSipayung, Antonio Marro
dc.date.accessioned2019-07-10T02:02:27Z
dc.date.available2019-07-10T02:02:27Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/15761
dc.description61 Halamanen_US
dc.description.abstractBiochar have role as land reformer and improving land and plant productivity and reduce CO2 emission to air. The purpose of this study was to evaluate biochar ability to increase the production of paddy crops with two legowo planting systems. Legowo planting system is intermittent cropping between two or more rows of rice plants and one empty row, has the advantage that plant population is more than the tile system. This research used a Factorial Plan Split Plot Design with two factors that was treatment of planting as a system/main plot (S), consist of 2 (two) stages: Jajar Legowo 2:1 and Jajar Legowo 4:1 and the sub-plot was the application of biochar (B) consisting of 3 levels namely, without paddy waste biochar application, 25.5 ton/ha, and 50.5 ton/ha. The research was conducted in Tanjung Garbus Kampung’s Village, Pagar Merbau Sub-district, Deli Serdang Regency with an elevation of ± 50 Meters above sea level. Water systems used using irrigation systems. The results showed that planting system significantly affected on increasing result of yield per hectar, root volume, shoot wet weight, and shoot dry weight. However it showed no significant effect on 1000 grain weight. Biochar application showed significant effect on root volume. However, it showed no significant effect on yield per hectar, shoot wet weight, shoot dry weight, and 1000 grain weight. The interaction between planting system factor and biochar application showed no significant effect on all parameters.en_US
dc.description.abstractBiochar berperan sebagai pembenah tanah dan upaya perbaikan produktivitas lahan dan tanaman serta mengurangi emisi CO2 ke udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan biochar untuk meningkatkan produksi tanaman padi pada dua sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam legowo adalah sistem dengan tanaman berselang antara dua (2:1) atau lebih baris lebih tanaman padi (4:1) dan satu baris kosong, memiliki keuntungan bahwa populasi tanaman lebih banyak daripada sistem tegel. Penelitian ini menggunakan Rancangan Rencana Petak Terpisah dengan dua faktor yaitu perlakuan penanaman sebagai sistem/plot utama (S), terdiri dari 2 (dua) tahapan: Jajar Legowo 2: 1 dan Jajar Legowo 4:1 dan sub- Plot adalah aplikasi biochar (B) yang terdiri dari 3 level yaitu, tanpa aplikasi biochar sekam padi, 25,5 ton/ha, dan 50,5 ton/ha. Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjung Garbus Kampung, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian ± 50 Meter di atas permukaan laut. Lahan persawahan menggunakan sistem perairan irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanam berpengaruh nyata meningkatkan hasil terhadap produksi per ha, volume akar, bobot gabah basah panen, dan bobot gabah kering panen. Namun tidak menunjukan pengaruh nyata terhadap bobot 1000 bulir. Aplikasi biochar menunjukkan pengaruh nyata meningkatkan volume akar. Namun tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap produksi per ha, bobot gabah basah panen, bobot gabah kering panen, dan bobot 1000 bulir. Interaksi antara faktor sistem tanam dan aplikasi biochar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap semua parameter.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBiocharen_US
dc.subjectPadi Sawahen_US
dc.subjectLegowo 2:1en_US
dc.subjectLegowo 4:1en_US
dc.titleAplikasi Biochar pada Padi Sawah (Oryza sativa L.) Menggunakan Sistem Tanam Jajar Legowo di Desa Tanjung Garbus Kampungen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157001027


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record