Show simple item record

dc.contributor.advisorSabri, Emita
dc.contributor.authorZahra, Raysa
dc.date.accessioned2019-07-23T02:58:04Z
dc.date.available2019-07-23T02:58:04Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/16100
dc.description57 Halamanen_US
dc.description.abstractA wound is defined as damage to the structure and anatomical function of a normal tissue caused by a defense, chemical, and trauma. The wound healing process is divided into four phases 1) coagulation 2) inflammatory 3) proliferation 4) remodeling. Loquat (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.) leaf contains triterpenoids, alkaloids, and tannins as anti-inflammation, antibacterial, antiallergic that plays a role in accelerating the wound healing process. The aims of this research were to find out the effectiveness of ethanol extract of loquat leaves and in histological appearance of wound healing process in day 14. This research used 25 male mice that were divided into five different treatment groups. The treatment groups were treated with two control groups; povidone-iodine (K+) and without treatment (K-) and loquat leaves extract with three concentration of 15% (PI), 30% (PII), and 45% (PIII). The extract was obtained by maceration process added with vaseline as ointments. Incision wound made it into 1 cm, the treatments were applied onto the wound and observed for twice a day in 14 days. Histological preparation was made to calculate epithelial thickness, fibroblasts, and lymphocytes. The data were analyzed statistically using One Way ANOVA (Analysis of Variance) test followed by Post Hoc test. The result of this research showed significant difference of average time span of wound healing of each group's, K-, K+, PI, PII, and PIII was subsequently 8 days, 9.2 days, 7.6 days, 8.4 days, and 9.4 days, with p = 0.048 (p<0.05). Histological observations showed the average of epithelial thickness, fibroblasts, and lymphocytes in the treatment group PI is higher than the other treatment groups. In conclusion, loquat leaves extract with concentration 15% (PI) is the most effective to accelerate the wound healing process.en_US
dc.description.abstractLuka adalah kerusakan struktur dan fungsi anatomi jaringan normal yang disebabkan oleh kekerasan, zat kimia atau trauma. Proses penyembuhan luka dibagi menjadi 4 tahap yaitu 1) koagulasi 2) inflamasi 3) proliferasi dan 4) maturasi. Ekstrak daun biwa (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.) mengandung triterpenoid, alkaloid dan tanin yang memiliki efek antiinflamasi, antibakteri, antialergi yang berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dari ekstrak daun biwa (Eriobotrya japonica) dalam penyembuhan luka sayat dan dalam gambaran histologi pada hari ke-14. Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit jantan (Mus Musculus L.) yang dibagi kedalam 5 kelompok perlakuan, yaitu 2 perlakuan kontrol yaitu povidone iodine (K+) dan tanpa perlakuan (K-) dan perlakuan ekstrak daun biwa dibagi menjadi 3 konsentrasi yaitu 15% (PI), 30% (PII) dan 45% (PIII). Ekstrak diperoleh secara maserasi dan menambahkan vaselin sebagai sediaan topikal salep. Luka sayat dibuat sepanjang 1 cm, perlakuan diaplikasikan pada luka dan dilakukan pengamatan 2 kali sehari selama 14 hari. Dibuat sediaan histologi untuk mengukur ketebalan epitel, jumlah fibroblas, dan jumlah limfosit. Data penelitian dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hari kesembuhan luka untuk setiap kelompok, K-, K+, PI, PII, dan PIII berturut-turut adalah, 8 hari, 9,2 hari, 7,6 hari, 8,4 hari, dan 9,4 hari dengan nilai p=0,048 (p<0,05). Pengamatan histologi menunjukkan bahwa rata-rata ketebalan epitel, jumlah fibroblas dan limfosit pada kelompok perlakuan PI lebih tinggi daripada kelompok perlakuan lainnya. Kesimpulannya ekstrak daun biwa konsentrasi 15% (PI) adalah ekstrak yang paling efektif dalam mempercepat dalam penyembuhan luka sayat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectEriobotrya japonicaen_US
dc.subjectLuka Sayaten_US
dc.subjectMenciten_US
dc.subjectPenyembuhan Lukaen_US
dc.titleUji Efektivitas Ekstrak Daun Biwa (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Mencit (Mus musculus L.)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik140805068


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record