Show simple item record

dc.contributor.advisorWidirahardjo
dc.contributor.advisorBihar, Syamsul
dc.contributor.advisorEyanoer, Putri C.
dc.contributor.advisorLubis, Netty D.
dc.contributor.authorSinambela, Johannes Kevin
dc.date.accessioned2019-08-21T08:23:13Z
dc.date.available2019-08-21T08:23:13Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/16930
dc.description114 Halamanen_US
dc.description.abstractLatar Belakang: Biopsi abram konvensional memiliki sensitivitas yang rendah untuk mendiagnosis suatu penyebab penyakit pleura. Penggunaan ultrasound sebagai panduan untuk melakukan biopsi pleura dapat meningkatkan ketepatan diagnostik, akan tetapi hal tersebut bergantung pada beberapa kondisi. Metode Penelitian: Kami melakukan studi prospektif dengan melibatkan pasien yang telah dilakukan biopsi pleura jarum Abram dengan tuntunan USG untuk menentukan lokasi pengambilan sampel yang tepat agar dapat mengetahui etiologi dari efusi pleura ganas tersebut. Perolehan jaringan pleura dan hasil diagnostik dianalisa secara statistik. Hasil: Hasil diagnostik biopsi pleura jarum Abram dengan tuntunan USG memilki sensitivitas 57.1% dan spesifisitas 100% dalam mendiagnosis penyebab efusi pleura ganas. Positive predictive value 100%, negative predictive value 43.8%, dan akurasi 67.8% pada penelitian ini. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara hasil biopsi pleura dengan hasil pemeriksaan baku emas (p<0.05) dengan kekuatan korelasi sedang (0.44) pada penelitian ini.en_US
dc.description.abstractBackground: Conventional Abrams biopsy shows low sensitivity in suspected malignant pleural disease. The use of ultrasound as a guide to pleural biopsy can improve diagnostic accuracy, but this depends on several conditions. Method: We conducted a prospective study involving patients who had Abram needle pleural biopsy with ultrasound guidance to determine the exact location of sampling in order to find out the etiology of these malignant pleural effusions. Acquired pleural tissue and diagnostic results were analyzed statistically. Result: The diagnostic results of Abram needle pleural biopsy with ultrasound guidance have a sensitivity of 57.1% and 100% specificity in diagnosing the cause of malignant pleural effusion. Positive predictive value of 100%, negative predictive value of 43.8%, and accuracy of 67.8% in this study. Conclusion: There is a relationship between the results of pleural biopsy with the results of the gold standard examination (p <0.05) with a medium correlation strength (0.44) in this study.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBiopsi Pleuraen_US
dc.subjectAbramen_US
dc.subjectEfusi Pleura Ganasen_US
dc.titleAkurasi Jarum Abram Pada Biopsi Pleura Dengan Tuntunan Ultrasonografi dalam Mendiagnosis Penyebab Efusi Pleura Ganasen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik147041063


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record