Show simple item record

dc.contributor.advisorDelyuzar
dc.contributor.advisorAlferraly, T. Ibnu
dc.contributor.authorMariana, Anna
dc.date.accessioned2019-08-22T02:38:48Z
dc.date.available2019-08-22T02:38:48Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/16980
dc.description99 Halamanen_US
dc.description.abstractLatar Belakang: Meningioma merupakan salah satu tumor primer otak yang paling sering terjadi pada usia 60-70 tahun, berasal dari sel-sel arachnoid cap. FGF-2 sebagai faktor pertumbuhan merupakan salah satu stimulator poten terhadap proliferasi endotelial yang sangat penting dalam proses angiogenesis. Kadar FGF-2 pada meningioma telah dinilai dengan menggunakan metode ELISA dan qrPCR pada banyak penelitian-penelitian sebelumnya dengan menggunakan serum darah pada kasus keganasan dengan kontrol jaringan sehat. Studi ini menggunakan sampel jaringan tumor meningioma yang sebagian besar kasus meningioma adalah benign. Tujuan: Untuk menilai hubungan ekspresi FGF-2 dengan grade histopatologi penderita meningioma. Bahan dan Metode: Blok parafin jaringan yang terfiksasi formalin dari 32 penderita meningioma digunakan untuk meneliti ekspresi FGF-2 secara imunohistokimia. Karakteristik dasar sampel didapatkan melalui rekam medis atau arsip patologi. Hubungan antara ekpresi FGF-2 dan grade histopatologi dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil: FGF-2 terekspresi pada 15,6% spesimen meningioma. Terdapat perbedaan yang bermakna antara ekspresi FGF-2 pada berbagai grade histopatologi meningioma (p<0,05). Grade yang lebih tinggi memiliki kecenderungan 14,3 kali untuk mengekspresikan positif FGF-2. Simpulan: Ekspresi positif FGF-2 pada grade meningioma yang lebih tinggi menunjukkan bahwa angiogenesis memegang peranan penting dalam hal pertumbuhan tumor terutama untuk kasus malignant. Hal ini dapat menjadi indikator prognostik serta kemungkinan terapi target untuk neoplasma ini.en_US
dc.description.abstractBackground: Meningioma is one of the primary brain tumors that most often occurs at the age of 60-70 years, originating from arachnoid cap cells. FGF-2 as a growth factor is a potent stimulator of endothelial proliferation which is very important in the process of angiogenesis. FGF-2 levels in meningiomas have been assessed using the ELISA and qrPCR methods in many previous studies using blood serum in malignant cases with normal brain tissue as control. This study used tissue samples of meningioma tumors in which most cases of meningioma are benign. Objective: To assess the association between immunohistochemical expressions of FGF-2 and histopathology grade among meningioma patients. Material and Method: Formalin-fixed paraffin-embedded tissue blocks of 32 meningioma patients were immunohistochemically studied for FGF-2 expression. The basic characteristics of the samples were obtained through medical records or pathology archieves. The association between FGF-2 expression and grade were anylized using SPSS 22 version. Result: FGF-2 was expressed in 15.6% of the meningioma specimens. FGF-2 positive expression was significantly associated with higher histopathological grade (p <0.05). A higher grade has a tendency of 14.3 times to express positive FGF-2. Conclusion: The positive expression of FGF-2 in the higher meningioma grade indicates that angiogenesis plays an important role in terms of tumor growth especially in malignant cases. This can be a prognostic indicator and possible target therapy for these neoplasms.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectMeningiomaen_US
dc.subjectGradeen_US
dc.subjectFGF-2en_US
dc.subjectImunohistokimiaen_US
dc.titleHubungan Ekspresi Fibroblast Growth Factor-2 (FGF-2) dengan Grade Histopatologi Meningiomaen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157041136


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record