Show simple item record

dc.contributor.advisorRahayu, Suci
dc.contributor.advisorHannum, Saleha
dc.contributor.authorPangestu, Ilham
dc.date.accessioned2019-09-18T02:30:49Z
dc.date.available2019-09-18T02:30:49Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/18290
dc.description56 Halamanen_US
dc.description.abstractThe study of The Effect of NAA and Kinetin on Mutation of Organs from Immature Female Inflorescences of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) has been done from September 2015 to November 2016 at Plant Tissue Culture Laboratory of Department Biology, Faculty Mathematics and Science, University of Sumatera Utara. The experiment used two factorial completely randomized design with three levels of NAA concentrations (0; 0,05; 0,1 mg/L) and three levels of Kinetin consentrations (0; 0,1; 0,2 mg/L). The statistical analysis showed that NAA and kinetin significantly affected the organ initiations (p<0,05). The fastest organ initiation was supplemented with 0,1 mg/L kinetin in Y3 medium. The best organs initiation were supplemented with NAA and kinetin (0,05 mg/L and 0,1 mg/L) and kinetin 0,1 mg/L in Y3 medium. SSR marker showed that all of SSR primer were able to detect the mutation of 27% based on NTSYS (Numerical Taxonomy and Multivariate System) program version 1.07.en_US
dc.description.abstractPenelitian tentang Pengaruh NAA dan Kinetin terhadap Perubahan Genetik Organ dari Eksplan Bunga Betina Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) telah dilakukan dari bulan September 2015 sampai bulan Desember 2016 di Laboratorium Fisiologi dan Kultur Jaringan Tumbuhan Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian NAA dan Kinetin terhadap perubahan genetik organ dari eksplan bunga betina kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dua faktor dengan tiga taraf NAA (0 mg/L; 0,05 mg/L; dan 0,1 mg/L) dan tiga taraf Kinetin (0 mg/L; 0,1 mg/L dan 0,2 mg/L). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa NAA dan kinetin berpengaruh terhadap waktu organogenesis (p<0,05). Konsentrasi kinetin 0,1 mg/L memberikan pengaruh paling cepat terhadap waktu tumbuh organ. Inisiasi organ akar dan tunas yang paling baik pada media Y3 yang mengandung NAA dan kinetin (0,05 mg/L dan 0,1 mg/L) dan kinetin 0,1 mg/L. Analisis perubahan genetik dengan teknik SSR menunjukkan bahwa keempat primer SSR mampu mendeteksi terjadinya perubahan genetik sebesar 27% berdasarkan analisis data biner dari pita SSR dengan program NTSYS (Numerical Taxonomy and Multivariate System) versi 1.07.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBunga Betinaen_US
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.subjectKinetinen_US
dc.subjectNaaen_US
dc.subjectPerubahan Genetiken_US
dc.subjectSSRen_US
dc.titlePengaruh Pemberian NAA Dan Kinetin Terhadap Perubahan Genetik Organ Dari Eksplan Bunga Betina Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik120805035


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record