Show simple item record

dc.contributor.advisorIryanto
dc.contributor.advisorRosmaini, Elly
dc.contributor.authorMalau, Larecha Erena
dc.date.accessioned2019-09-18T03:54:13Z
dc.date.available2019-09-18T03:54:13Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/18312
dc.description46 Halamanen_US
dc.description.abstractInventory control is a very important managerial functions, because the majority of the company involves a big investment in this aspect (20% to 60%). EOQ (Economic Order Quantity) method is one of inventory control method used to determine the amount of economic order, that is the number of orders that fill the minimum total inventory cost. The purpose of this study was to determine the optimal inventory amount of cassava raw material in PT. Bumi Sari Prima with EOQ method and the comparison of total inventory cost between the cost according to the company and according to EOQ method. Based on calculations using EOQ method is obtained that optimal inventory amount of cassava raw material in 2105 is 201.752 kg. Total cost of the raw material inventory using EOQ method is Rp 10.087.616 while according to the company is Rp 353.477.333. The company can save on inventory cost amounted to Rp 343.389.717.en_US
dc.description.abstractPengendalian persediaan merupakan fungsi manajerial yang sangat penting, karena mayoritas perusahaan melibatkan investasi besar pada aspek ini (20% sampai 60%). Metode EOQ (Economic Order Quantity) adalah salah satu metode pengendalian persediaan yang digunakan untuk menentukan jumlah pesanan ekonomis, yaitu jumlah pesanan yang memenuhi total biaya persediaan minimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah persediaan bahan baku ubi kayu yang optimal pada PT. Bumi Sari Prima dengan metode EOQ dan perbandingan biaya total persediaan bahan baku antara biaya menurut perusahaan dan biaya menurut metode EOQ. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode EOQ diperoleh jumlah pemesanan bahan baku ubi kayu yang optimal pada tahun 2015 adalah 201.752 kg. Biaya total persediaan bahan baku menggunakan metode EOQ sebesar Rp 10.087.616 sedangkan menurut perusahaan yaitu sebesar Rp 353.477.333. Perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp 343.389.717.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectEOQ (Economic Order Quantity)en_US
dc.titlePengendalian Persediaan Bahan Baku Ubi Kayu dengan Metode EOQ (Economic Order Quantity) (Studi Kasus: PT. Bumi Sari Prima Pematangsiantar)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik120803073


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record