Show simple item record

dc.contributor.advisorSianar, T. Silvana
dc.contributor.advisorNurlela
dc.contributor.authorSimanjuntak, Berliana
dc.date.accessioned2019-10-09T04:23:47Z
dc.date.available2019-10-09T04:23:47Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19405
dc.description171 Halamanen_US
dc.description.abstractThis thesis entitled “Kohesi Dalam Teks Pidato Kenegaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. This research is descriptive-qualitative research. This study aims to describe the use of cohesion on the text of the state speech of the President of the Republic of Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono and the President of the Republic of Indonesia Joko Widodo. The data of this research are the text of the President's speech in the State of the Republic of Indonesia's President Susilo Bambang Yudhoyono's speech on October 20, 2009 and Joko Widodo on 14 August 2015 before the MPR-RI session. This research data using qualitative analysis technique used to collect data from data source that is speech texts. The data used in this research is documentation. The source of this research data is the text of the state speech of the President of the Republic of Indonesia. Researchers in understanding the data should read the entire contents of the speech text and understand the sentence by sentence in the text of the speech. The results of this study indicate that in the textual discourse speech President Susilo Bambang Yudhoyono and President Joko Widodo found four aspects of grammatical cohesion that is reference, substitution, ellipsis, conjunction. From the aspect of lexical cohesion, there are five types of lexical cohesion: repetition, collocation, synonym, antonym and hyponim. Reference 64 data (44.7%), substitution data 6 (4.1%), ellipsis data 1 (0.6%) and conjunction 72 (50.3%), And in the text of the state speech of president Joko Widodo there Reference 104 data (49.2%), substitution 5 data (2.3%), ellipsis data 8 (3.7%) and 94 data conjunction (44.5%). From the aspect of lexical cohesion, there are four types of lexical cohesion: repetition, synonyms, antonyms, and hyponim. Repetition of 4 data (13,7%), collocation of 5 data (17,2%), synonym 12 (41,3%), antonym 4 data (13,7%) and hyponim 4 data (13,7%) found in the text of President Susilo Bambang Yudhoyono's speech. And in the text of the state speech of president Joko Widodo there is a repetition of data 11 data (33.3%), collocation 2 data (6%), synonyms 9 data (27.2%), antonym 4 data (12.1%), and hyponym 7 data (21.2%).en_US
dc.description.abstractTesis ini berjudul “Kohesi Dalam Teks Pidato Kenegaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo”. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi pada teks pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Repubulik Indonesia Joko Widodo. Data penelitian ini berupa teks pidato kenegaraan Presiden yang terdapat dalam pidato kenegaraan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 20 Oktober 2009 dan Joko Widodo pada tanggal 14 Agustus 2015 di hadapan sidang MPR-RI. Data penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari sumber data yaitu teks pidato. Data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu dokumentasi. Adapun yang menjadi sumber data penelitian ini yaitu teks pidato kenegaraan Presiden RI. Peneliti dalam memahami data harus membaca keseluruhan isi teks pidato dan memahami kalimat demi kalimat yang ada dalam teks pidato. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam wacana teks pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo ditemukan empat aspek kohesi gramatikal yaitu referensi, substitusi, elipsis, konjungsi. Dari aspek kohesi leksikal di temukan lima jenis kohesi leksikal yakni repetisi, kolokasi, sinonim, antonim dan hiponim. Referensi 64 data (44,7%), data substitusi 6 (4,1%), data elipsis 1 (0,6%) dan konjungsi 72 (50,3%), Dan dalam teks pidato kenegaraan presiden Joko Widodo ada Referensi 104 data (49,2%), substitusi 5 data (2,3%), data elipsis 8 (3,7%) dan 94 data konjungsi (44,5%). Dari aspek kohesi leksikal, ada empat jenis kohesi leksikal: pengulangan, sinonim, antonim, dan hiponim. Pengulangan 4 data (13,7%), kolokasi 5 data (17,2%), sinonim 12 (41,3%), antonim ada 4 data (13,7%) dan hiponim ada 4 data (13,7%) ditemukan dalam teks pidato kenegaraaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan dalam teks pidato kenegaraan presiden Joko Widodo ada pengulangan data 11 data (33,3%), kolokasi 2 data (6%), sinonim 9 data (27,2%), antonim 4 data (12,1%), dan hiponim 7 data (21,2%).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectKohesi Gramatikalen_US
dc.subjectKohesi Leksikalen_US
dc.subjectTeks Pidato Kenegaraanen_US
dc.titleKohesi dalam Teks Pidato Kenegaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodoen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik127009031


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record