Show simple item record

dc.contributor.advisorSihombing, Marlon
dc.contributor.authorPanggabean, Desy Sumita
dc.date.accessioned2019-10-11T02:44:26Z
dc.date.available2019-10-11T02:44:26Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19515
dc.description65 Halamanen_US
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk. Dimana setiap warga yang memenuhi syarat secara hukum wajib membayar pajak baik secara langsung maupun tidak langsung. Apabila wajib pajak bersedia memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak, tentunya akan semakin besar pula pemasukan negara dari sektor pajak. Untuk meningkatkan penerimaan pajak perlu kesadaran dan kepedulian dari masyarakat di bidang perpajakan. Pengembalian Kelebihan pembayaran pajak membawa efek positif bagi wajib pajak dan otoritas pajak maupun penerimaan negara. Karena dari beberapa kasus permasalahan pajak penghasilan yang timbul yang paling sering terjadi adalah banyaknya wajib pajak yang terkendala dengan masalah administrasi Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Penghasilan.Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 198/PMK.03/2013 di penghujung tahun 2013 Menyisakan sebuah tanya. Apakah aturan tersebut sepenuhnya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan seta memberikan Fasilitas bagi SPT Tahunan atau SPT PPN yang menunjukkan lebih bayar dengan batasan tertentu ataukah menimbulkan penghematan penerimaan pajak. Khusus bagi wajib pajak hadirnya aturan tersebut menciptakan kemudahan administrasi pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPajak Penghasilan Orang Pribadien_US
dc.titleProsedur Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Penghasilan Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Timuren_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik132600104


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record