Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhan, M. Fauzan
dc.date.accessioned2019-10-11T02:53:49Z
dc.date.available2019-10-11T02:53:49Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19519
dc.description77 Halamanen_US
dc.description.abstractMendapatkan penerimaan Negara merupakan hal yang paling utama walaupun belum satu-satunya. Dari berbagai alasan pengenaan pajak, kebijakan pajak di Indonesia akhir-akhir ini sebelum reformasi 1983 telah banyak terpengaruh oleh suatu keinginan untuk mencapai tujuan ekonomi dan sosial sambil meningkatkan pemerataan hukum pajak keseluruhan lapisan masyarakat. Demikian juga untuk tujuan pemulihan kehidupan ekonomi untuk bangkit dan mengentaskan diri dari krisis moneter tentu memerlukan suatu pengorbanan penerimaan pajak yang bertolak belakang dengan keinginan manambah penerimaan pajak. Sebagaimana diketahui bahwa dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang dibuat oleh pemerintah terdapat tiga sumber penerimaan yang menjadi pokok andalan, yaitu: a. Penerimaan dari sektor Pajak b. Penerimaan dari sektor Migas c. Penerimaan dari sektor bukan Pajak Dari ketiga sumber penerimaan diatas penerimaan dari sektor pajak ternyata merupakan salah satu sumber penerimaan yang paling besar.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPenagihanen_US
dc.subjectPenyitaanen_US
dc.titleTata Cara Pelaksanaan Penagihan dengan Penyitaan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Poloniaen_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik132600125


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record