Show simple item record

dc.contributor.advisorElita
dc.contributor.authorRamadhan, Gilang
dc.date.accessioned2019-10-11T02:57:29Z
dc.date.available2019-10-11T02:57:29Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19521
dc.description76 Halamanen_US
dc.description.abstractPajak merupakan penerimaan terbesar setelah migas, dimana penerimaan Negara dari sector pajak setiap tahun terus meningkat. Hal ini dapat dilihat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dimana rencana Pendapatan Negara dari sektor pajak mengalami peningkatan setiap tahunnya.Pendapatan Negara dari sektor inilah yang digunakan untuk membiayai pelaksanaan pembangunan nasional yang sedang berjalan. Sesuai dengan Pasal 5 Undang-undang No. 33 Tahun 2004, tentang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, ditetapkan bahwa penerimaan Negara dalam pelaksanaan desentralisasi terdiri atas Pendapatan Daerah dan Pembiayaan.Pendapatan Daerah yang dimaksud bersumber dari : 1. Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari : 2. Dana Perimbangan 3. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPajak Hiburanen_US
dc.titleTarget dan Realisasi Penerimaan Pajak Hiburan pada Dinas Pendapatan Kota Medanen_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik132600147


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record