Show simple item record

dc.contributor.advisorKariono
dc.contributor.authorRambe, Jamilatun Nisa
dc.date.accessioned2019-10-11T03:18:06Z
dc.date.available2019-10-11T03:18:06Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19529
dc.description72 Halamanen_US
dc.description.abstractDalam penyelenggaraan pemerintah tentu banyak hal yang dibutuhkan, sepertiperencanaan, sumber daya alam baik, sumber daya manusia maupun yang paling penting yaitu dana.Salah satu cara memperoleh dana tersebut adalah melalui pajak, oleh karena itu pajak dianggap sangat penting bagi keberlangsungan suatu negara. Pajak adalah konstribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi ataubadan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.Ada dua fungsi pajak yaitu fungsi Budgetair dan fungsi Mengatur (Regulerend). FungsiBudgetairadalah pajak memberikan sumbangan terbesar dalam penerimaan negara, kurang lebih60-70 persen penerimaan pajak memenuhi postur APBN, lalu fungsi Mengatur(Regulerend) adalah pajak yang berfungsi sebagai alat untuk mengatur masyarakatatau melaksanakan kebijakan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi. Salah satu jenis pajak adalah pajak pertambahan nilai (PPN), peran PPN sangat penting dalam meningkatkan perekonomian rakyat Indonesia.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectWajib Pajaken_US
dc.subjectSistem E-Fakturen_US
dc.titleStrategi yang Dilakukan Direktorat Jenderal Pajak dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dalam Sistem E-Faktur pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Timuren_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik142600038


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record