Show simple item record

dc.contributor.advisorMarheni
dc.contributor.advisorBakti, Darma
dc.contributor.authorLisdayani
dc.date.accessioned2019-11-05T07:53:58Z
dc.date.available2019-11-05T07:53:58Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/20116
dc.description100 Halamanen_US
dc.description.abstractChili plants (Capsicum annum L) is a vegetable commodity that has important economic value for farmers. The low production of chilli peppers due to attack on chili plants such as silverleaf whitefly (Bemisia tabaci). One of the control techniques to suppress the B.tabaci population is by utilizing T.erecta and corn plants. This study was conducted to determine the effect of the use of T.erecta and maize to suppress the B. tabaci population and also to know the presence of natural enemies of B.tabaci. The study used a non-factorial randomized design (RAK), consisting of four treatments: T0 (as control or pepper plant only), T1 (Chili + maize), T2 (Chili + T.erecta) an T3 (Chili + Corn + T.erecta). The results showed that the highest B.tabaci population was found in the control treatment (T0) of 27,00 head of population B.tabaci, and the highest intensity in the T0 (Control) stamp of 84.55%. The results of contrast test show that the effect of different treatment is very real. For secondary metabolites found that in plants T. erecta contains secondary compounds of oil atrisi, steroids and triterpenoids, flavonoids, saponins and tannins. And for the identification of natural enemies there are 16 species of this study that act as parasitoids of 1 species, 8 species predators and 6 pollinating insects.en_US
dc.description.abstractTanaman cabai (Capsicum annum L) merupakan komoditi sayuran yang mempunyai nilai ekonomis penting bagi petani. Rendahnya produksi cabai dikarenakan seragan opt yang menyerang pada tanaman cabai diantaranya kutu kebul (Bemisia tabaci). Salah satu teknik pengendalian untuk menekan populasi B.tabaci yaitu dengan pemanfaatan T.erecta dan tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pemanfaatan tanaman T.erecta dan jagung untuk menekan populasi B.tabaci dan juga mengetahui kehadiran dari musuh alami B.tabaci. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok nonfaktorial (RAK), terdiri dari empat perlakuan yaitu T0 (sebagai kontrol atau tanaman cabai saja), T1 (Cabai + jagung), T2 (Cabai + T.erecta) an T3 (Cabai + Jagung + T.erecta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran populasi B.tabaci tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol (T0) sebesar 27,00 ekor populasi B.tabaci, dan intensitas tertinggi pada perakuan T0 (Kontrol) sebesar 84,55 %. Hasil uji kontras menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan berbeda sangat nyata. Untuk metabolit sekunder didapat bahwa pada tanaman T. erecta mengandung senyawa sekunder yaitu minyak atrisi, steroid dan triterpenoid, flavonoid, saponin dan tanin. Dan untuk identifikasi musuh alami terdapat ada 16 spesies dari penelitian ini yang berperan sebagai parasitoid sebanyak 1 spesies, predator 8 spesies dan serangga penyerbuk terdapat 6 spesies.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBemisia Tabacien_US
dc.subjectRed Chilliesen_US
dc.subjectInterrupted Plantsen_US
dc.subjectNatural Enemiesen_US
dc.titlePengelolaan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn) pada Pertanaman Cabai Merah (Capsicum annum L) dengan Menggunakan Tanaman Refugiaen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157001012


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record