Show simple item record

dc.contributor.advisorSiburian, Togap Maruli
dc.contributor.authorSingarimbun, Devi Sentia Sari
dc.date.accessioned2019-11-28T09:06:32Z
dc.date.available2019-11-28T09:06:32Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/21345
dc.description56 Halamanen_US
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat padat. Dimana setiap warga yang memenuhi syarat secara hukum,wajib membayar pajak baik secara langsung maupun tidak langsung. Apabila wajib pajak bersedia memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak,tentunya akan semakin besar pula pemasukan negara dari sektor pajak. Untuk meningkatkan penerimaan pajak perlu kesadaran dan kepedulian dari masyarakat di bidang perpajakan.Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan yang sebagaimana telah di ubah terakhir kali Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009. Pemerintah mengharapkan agar penerimaan pajak dapat mengatur keseimbangan kehidupan perekonomian dan pemanfaatan dana untuk membangun prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Semakin besar penerimaan negara dalam pembayaran pajak,semakin besar pula kemudahan dan pelayanan masyarakat yang mampu disediakan pemerintah. Saat ini negara Indonesia memakai sistem pemungutan pajak self assessment system yang menggantikan offical assessment system. Self assessment system bertujuan agar wajib pajak dapat menghitung, membayar, dan melaporkan jumlah pajak yang terutang.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPembayaran Pajaken_US
dc.titleProsedur Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Penghasilan Badan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Timuren_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik132600050


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record