Show simple item record

dc.contributor.advisorSitompul, Darwin
dc.contributor.advisorMuluk, Chairul
dc.contributor.authorPurba, Paulus Maharaja
dc.date.accessioned2019-12-19T02:26:58Z
dc.date.available2019-12-19T02:26:58Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/21882
dc.description78 Halamanen_US
dc.description.abstractPT Toba Pulp Lestari Tbk sebagai industri pulp dengan kapasitas terkecil diindonesia harus terus mengembangkan keunggulan kompetitif yang dimiliki untuk dapat bertahan bahkan memenangkan persaingan dalam industri pulp. Selain mengoperasikan pabrik pengolahan kayu menjadi pulp, PT Toba Pulp Lestari Tbk juga mengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) sebagai penyedia bahan baku kayu bagi industri. Salah satu jalan yang ditempuh PT Toba Pulp Lestari Tbk untuk terus mengembangkan keunggulan kompetitifnya adalah melalui penerapan Total Quality Management (TQM) sejak tahun 2007 hingga saat ini. Perjalanan penerapan TQM di PT Toba Pulp Lestari Tbk tidaklah berjalan mulus. Tantangan silih berganti datang, khususnya dari manajemen puncak dan dari karyawan. Keterlibatan karyawan dalam TQM masih sangat rendah (16% hingga pada 2015) dan tingginya produk grade 2, grade A dan off grade yang diproduksi, menunjukkan bahwa penerapan TQM di PT Toba Pulp Lestari Tbk tidaklah optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan faktor kritis apa yang menyebabkan penerapan TQM tersebut tidak optimal dengan menggunakan metode explanatory factor analisys (EFA). Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi manajemen puncak PT Toba Pulp Lestari Tbk untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat untuk mendorong TQM dapat diterapkan secara optimal dan memberi dampak besar bagi keunggulan bersaing perusahaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Toba Pulp Lestari TBK dengan jumlah sampel 287 orang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat 11 faktor kritis yang menentukan kesuksesan penerapan TQM di PT Toba Pulp Lestari TBK. Dari kesebelas faktor itu, disarankan 4 hal untuk diimplementasikan dan dibuat kebijakan oleh manajemen. Keempat saran itu yaitu memperbaiki kemitraan dengan pemasok, sosialisasi yang masih akan visi, misi dan sasaran mutu, pelibatan dan pemberdayaan karyawan dan identifikasi kebutuhan pelanggan internal.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectTotal Quality Management (TQM)en_US
dc.subjectFaktor Kritis Kesuksesanen_US
dc.subjectExplanatory Factor Analisys (EFA)en_US
dc.titleIdentifikasi Faktor Kritis Kesuksesan Penerapan Manajemen Mutu Total untuk Menentukan Strategi Dan Kebijakan yang Tepat di Pt Toba Pulp Lestari Tbken_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik137007036


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record