Show simple item record

dc.contributor.advisorNurzaimah
dc.contributor.authorTama, Asyro Muhari Putra
dc.date.accessioned2020-01-07T02:04:30Z
dc.date.available2020-01-07T02:04:30Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/22207
dc.description56 Halamanen_US
dc.description.abstractDewasa ini perekonomian sebuah instansi atau perusahaan tidak terlepas dari permasalahan yang berhubungan dengan pengendalian harta bendanya.Khususnya masalah kas, dimana sebagian besar transaksi yang dilakukan perusahaanselalu melibatkan kas.Kas adalah aktiva lancar yang meliputi uang kertas atau logam dan benda lainnya yang dapat digunakan sebagai alat pebayaran yang sah dan dapat diambil setiap saat dan salah satu modal kerja yang paling tinggi tingkat likuiditasnya. Kas merupakan sumber atau sasaran yang paling mudah untuk disalahgunakan. Semakin berkembangnya teknologi dari masa ke masa menambah besar potensi terjadinya penyalahgunaan kas, oleh karena itu perusahaan harus lebih aktif dalam melakukan pengendalian terhadap kas. Mengingat sifat dari kas yang merupakan aset yang paling lancar (liquid), diperlukan adanya pengendalian internal (internal control) yang baik atas kas untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kecurangan atau penyelewengan yang menyangkut kas perusahaan. Pengendalian internal adalah semua rencana organisasional, metode, yang pengukuran yang dipilih oleh suatu kegiatan usaha untuk mengamankan harta kekayaannya, mengecek keakuratan dan keandalan data akuntansi usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung dipatuhinya kebijakan manajerial yang telah ditetapkan. Dengan adanya pengendalian internal yang diharapkan segala kesalahan, penyimpangan, dan hal-hal yang dapat mengganggu kelangsungan perusahaan akan dapat dicegah seminim mungkin. Sistem pengendalian internal terhadap kas adalah semua sarana, alat, mekanisme yang digunakan untuk mengamankan, mencegah pemborosan dan penyalahgunaan kas, menjamin ketelitian, serta mendorong efisiensi dipatuhinya kebijakan manajemen kas. Sistem pengendalian internal kas tersebut digunakan untuk menghindari manipulasi oleh berbagai pihak karena manipulasi hanya dapat terjadi apabila tidak adanya pengawasan intern yang baik khususnya pada saat penerimaan sampai pada saat pengeluaran kas. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu sistem pengawasan intern yang baik sesuai dengan prosedur yang berlaku, guna menjaga ketelitian dan keandalan catatan bagian administrasi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPengendalian Internal Kasen_US
dc.subjectDinas Kelautan Perikanan dan Peternakanen_US
dc.subjectKabupaten Labuhanbatu Utaraen_US
dc.titleSistem Pengendalian Internal Kas pada Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Utaraen_US
dc.typeKertas Karya Diplomaen_US
dc.identifier.nimnipnik132102067


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record