Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Mahmul
dc.contributor.advisorSuprayitno
dc.contributor.advisorAzwar, T. Keizerina Devi
dc.contributor.authorPerangin-Angin, Evi Veronika
dc.date.accessioned2020-01-10T01:56:22Z
dc.date.available2020-01-10T01:56:22Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/22449
dc.description137 Halamanen_US
dc.description.abstractAHU (General Legal Administration) by online is a type of legal aid for business people in the process of legal entity validation and registration of fiduciary collateral electronically by Directorate General of AHU of the Ministry of Law and Human Rights. In this case, a Notary‟s role is important, and many people who access to AHU online system become an obstacle in validating legal entity and registering fiduciary collateral which make people, especially Notaries and those who need their service worried. The research used juridical normative method. The main data were secondary data, gathered by conducting library research, and primary data were gathered by conducting interviews. It was expected that this research would achieve its goal, to find out the process of validating limited liability companies, foundations, and fiduciary collateral through AHU online system and its legal consequence and Notaries‟ liability for the failure of their registration through AHU online system. The result of the research shows that registering and validating limited liability companies, foundations, and fiduciary collateral through the mechanism of AHU online system begins with the name order and making memorandum of understanding until their validation. Legal consequence of the failure of validation due to online system disorder so that it become expired is that the legal entities will not have legal status and their fiduciary collateral will not have executorial force. A Notary is liable for the failure when there is AHU online system disorder.en_US
dc.description.abstractAdministrasi Hukum Umum (AHU) online adalah jenis pelayanan jasa hukum yang diberikan kepada masyarakat dunia usaha dalam proses pengesahan badan hukum dan pendaftaran jaminan fidusia secara elektronik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum pada Kementerian Hukum (Dirjen AHU) dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Hal ini membutuhkan peran penting seorang Notaris dan banyaknya yang mengakses ke Sistem AHU online menjadi salah satu kendala dalam pengesahan badan hukum dan pendaftaran akta jaminan fidusia menimbulkan kekhawatiran kepada pihak-pihak terkait seperti Notaris maupun pengguna jasa Notaris. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif. Data utama yang dipergunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi kepustakaan. Sedangkan data primer dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara. Melalui teknik pengumpulan data dan analisa data tersebut diharapkan penelitian ini dapat mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu untuk mengetahui proses pengesahan pendaftaran perseroan terbatas, yayasan dan jaminan fidusia melalui sistem AHU online, mengetahui akibat hukum dan tanggung jawab notaris terhadap gagalnya pengesahan dan pendaftaran perseroan terbatas, yayasan dan jaminan fidusia disebabkan adanya gangguan sistem AHU online. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pengesahan dan pendaftaran perseroan terbatas, yayasan dan jaminan fidusia melalui mekanisme sistem AHU online dimulai dengan dilakukannya pemesanan nama, pembuatan akta pendirian hingga melakukan pengesahan dan pendaftaran. Akibat hukum apabila gagal dilakukan pengesahan karena gangguan sistem AHU online yang melewati batas jangka waktu yang ditentukan oleh undang-undang, menjadikan badan hukum tersebut tidak mempunyai status badan hukum dan akta jaminan fidusia aktanya tidak memiliki kekuatan eksekutorial. Notaris bertanggungjawab apabila terjadi kegagalan dalam pengesahan dan pendaftaran perseroan terbatas, yayasan dan pendaftaran akta jaminan fidusia karena gangguan pada sistem AHU online. Adapun penyelesaian dapat menghubungi pihak AHU online.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectAHU Onlineen_US
dc.subjectNotarisen_US
dc.subjectPerseroan Terbatasen_US
dc.subjectYayasanen_US
dc.subjectJaminan Fidusiaen_US
dc.titleAnalisis Yuridis Atas Gagalnya Pengesahan, Pendaftaran Perseroan Terbatas, Yayasan dan Jaminan Fidusia Melalui Sistem Administrasi Hukum Umum (AHU) Onlineen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik177011015


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record