Show simple item record

dc.contributor.advisorWahyuningsih, Hesti
dc.contributor.advisorBarus, Ternala A
dc.contributor.authorManullang, Richard L
dc.date.accessioned2020-01-23T02:20:33Z
dc.date.available2020-01-23T02:20:33Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/22997
dc.description61 Halamanen_US
dc.description.abstractResearch on macrozoobentos diversity in relationship with the physical-chemical parameters of water in the river Mencirim, Binjai aims to analyze the relationship between the diversity of macrozoobentos with physical-chemical parameters of waters. This research was conducted using the method of "purposive sampling" in four different locations based on community activities. The results were obtained 13 macrozoobentos genus belong to 3 phyla, 3 classes, 5 orders and 12 families. The highest density values found in genus Goniobasis with 74,07 ind/m² and the lowest found in the genus Argia with 1,23 ind/m². Diversity index (H ') value ranged from 0,59 to 1,358 (low diversity). Equability index value (E) ranged from 0,17-0,29. Family Biotic Index (FBI) values in station 1 is 3,098 (Excellent), station 2 is 6,02 (Fairly Poor), station 3 is 9,03 (very poor), and station 4 is 7,85 (Very poor). Results of correlation analysis showed the temperature, oxygen saturation, light penetration and speed of currents had very strong influence on diversity index (H ') of macrozoobentos.en_US
dc.description.abstractPenelitian mengenai keanekaragaman makrozoobentos dan hubungannya dengan faktor fisik-kimia air di sungai Mencirim, Binjai bertujuan untuk menganalisis hubungan keanekaragaman makrozoobentos dengan faktor fisik-kimia perairan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode “Purposive Sampling” pada empat lokasi yang berbeda berdasarkan aktivitas masyarakat. Hasil penelitian diperoleh 13 genus makrozoobentos yang termasuk ke dalam 3 filum, 3 kelas, 5 ordo dan 12 famili. Nilai kepadatan tertinggi terdapat pada genus Goniobasis sebesar 74,07 ind/m² dan nilai kepadatan terendah pada genus Argia sebesar 1,23 ind/m². Nilai indeks keanekaragaman (H’) berkisar 0,59-1,358 (keanekaragman rendah). Nilai indeks keseragaman (E) berkisar 0,17-0,29. Nilai Indeks Biotik Famili (FBI) pada stasiun 1 sebesar 3,098 (Sangat baik), stasiun 2 sebesar 6,02 (Kurang baik), stasiun 3 sebesar 9,03 (Sangat buruk), dan stasiun 4 sebesar 7,85 (Buruk). Hasil analisis korelasi menunjukkan suhu, kejenuhan oksigen, penetrasi cahaya dan kecepatan arus berpengaruh sangat kuat terhadap indeks keanekaragaman (H’) makrozoobentos.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectSungai Mencirimen_US
dc.subjectBinjaien_US
dc.subjectKeanekaragamanen_US
dc.subjectIndeks Biotik Famili Makrozoobentosen_US
dc.titleStudi Keanekargaman Makrozoobentos dan Hubungannya dengan Faktor Fisik-Kimia Air di Sungai Mencirim, Binjaien_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik100805066


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record