Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Lusiana Andriani
dc.contributor.advisorNurbani
dc.contributor.authorKesuma, Agung Kastria
dc.date.accessioned2020-02-11T03:26:04Z
dc.date.available2020-02-11T03:26:04Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/23821
dc.description220 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi budaya pengemudi ojek online dalam mematuhi peraturan lalu lintas di Kota Medan, sekaligus menganalisis peranan komunikasi antarbudaya pengemudi ojek online dan hambatan komunikasi antarbudaya yang dialami. Paradigma yang digunakan konstruktivisme dengan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Subjek penelitian adalah pengemudi yang memiliki akun pribadi, sehingga data dan informasi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hasil penelitian menunjukkan pengemudi ojek online di Kota Medan memiliki persepsi budaya yang patuh terhadap peraturan lalu lintas, perilaku pelanggaran dalam berkendara dilakukan karena adanya kepentingan pribadi seperti kebutuhan upah dan bonus. Peranan komunikasi antarbudaya dalam mematuhi peraturan lalu lintas ternyata tidak selalu menghasilkan perilaku kepatuhan dalam berkendara. Pengemudi ojek online mengalami hambatan komunikasi antarbudaya dalam mematuhi peraturan lalu lintas seperti emosional dan kebiasaan dalam melanggar rambu-rambu lalu lintas.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPersepsi Budayaen_US
dc.subjectPeraturan Lalu Lintasen_US
dc.subjectPengemudi Ojek Onlineen_US
dc.subjectMedanen_US
dc.titlePersepsi Budaya Pengemudi Ojek Online dalam Mematuhi Peraturan Lalu Lintas di Kota Medanen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik177045032


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record