Show simple item record

dc.contributor.advisorTarigan, Utama Abdi
dc.contributor.advisorBuchari, Frank Bietra
dc.contributor.authorSiregar, Ferry Handoko
dc.date.accessioned2020-02-17T02:19:04Z
dc.date.available2020-02-17T02:19:04Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/24062
dc.description67 Halamanen_US
dc.description.abstractBackground : A burn is a type of injury to flesh or skin caused by contact with heat, electricity, chemicals, and radiation. Burn injury is type of traumal injury which has high morbidity and mortality rate. An estimated 2.4 millions burn injuries yearly in United States. About 75000 have been hospitalized and 25000 patients have minimum 25% TBSA burns. As reported, 8000-12000 deaths for hospitalized patients with burn injury. As of 2011, reported 105 burns received medical treatment at Burn Injury Unit RSCM Jakarta with 30.05% TSBA burns and mortality rate 40%. Burns is the most frequently case in division plastic surgery of RSUP Haji Adam Malik and still no record that report profile of burn injury patients. Objective : The aim of the study to show profile of burn injury patients in RSUP H.Adam Malik Medan. Method : This study was a descriptive retrospective study which searched in January 2015 to get medical record of burn injury hospitalized patients in January 2010 untill December 2013. This study used total sampling. Result : In this study the most frequently caused of burns was heat by 62.1%. Averaged 21.07% TSBA burns and reported 9.28% deaths. From the classification of burns grade, grade II-III was the highest rate by 64.2%. Conclusion: In this study averaged 21.07% TSBA burns and reported 9.28% deaths.en_US
dc.description.abstractLatar belakang : Luka bakar adalah luka karena kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, listrik, bahan kimia dan radiasi. Luka bakar merupakan jenis trauma dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi. Di Amerika Serikat sekitar 2.4 juta luka bakar dilaporkan pertahun. Sekitar 75000 dirawat di Rumah Sakit dan sekitar 25000 kasus denan luas luka bakar paling sedikit 25% . Dilaporkan 8000 – 12000 pasien luka bakar yang dirawat meninggal dunia. Pada tahun 2011, didapati 105 pasien luka bakar yang dirawat di Unit Luka Bakar RSCM Jakarta dengan rerata luas luka bakar 30.05% dan angka kematian dilaporkan sebanyak 40%. Luka bakar merupakan kasus bedah plastik yang paling sering dijumpai di RSUP Haji Adam Malik Medan dan sampai saat ini belum ada data menunjukkan gambaran pasien-pasien luka bakar. Tujuan : Untuk mengetahui profil pasien luka bakar yang dirawat inap di RSUP Haji Adam Malik Medan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif retrospektif yang dilakukan pada bulan Januari 2015 untuk melihat rekam medis pasien luka bakar yang dirawat inap pada bulan Januari 2010 sampai Desember 2013.Cara pemilihan sampel yang digunakan adalah total sampling. Kriteria inklusi adalah semua data rekam medis pasien luka bakar yang dirawat inap di RSUP Haji Adam. Hasil : Pada penelitian ini penyebab luka bakar tersering adalah api sebanyak 62.1%. Pasien yang dirawat dengan rerata luas luka bakar 21.07% dan angka kematian dilaporkan sebanyak 9.28%. Derajat luka bakar yang terbanyak dijumpai kelompok luka bakar derajat II-III 64.2% Kesimpulan : Pada penelitian ini didapatkan rerata luas luka bakar pasien yang dirawat sebesar 21.07% dan angka kematian sebesar 9.28%.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectLuka Bakaren_US
dc.titleProfil Pasien Luka Bakar Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan 2010 – 2013en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record