Show simple item record

dc.contributor.advisorNurbani
dc.contributor.advisorKurniawati, Dewi
dc.contributor.authorSiregar, Addina Islami Utama
dc.date.accessioned2020-02-26T04:33:51Z
dc.date.available2020-02-26T04:33:51Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/24518
dc.description136 Halamanen_US
dc.description.abstractThis study is entitled The Use of Social Media Beginner Voters in Political Participation on the Presidential Election 2019 in Medan. The purpose of this study is to describe the characteristics of beginner voter users of social media, explain the reasons for beginner voters to use social media, analyze the use of beginner voter social media and how to obtain political information. The subjects of this research are beginner voters who is actively using social media. This study uses the constructivist paradigm with a qualitative approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with five main informants and non-participant observation and documents supporting the data to be analyzed. The results showed that novice voters who took part in the general elections in 2019 were active in using social media. The reason voter voters use social media is to communicate and search for information. The information needs that are needed by the five informants are different, one of which is to get political information.\ This study found that the five informants were often exposed to political information, but the interest of novice voters in seeking political information was considered lacking. Although not interested in political information, the five informants continued to participate in the 2019 presidential election.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pemilih pemula pengguna media sosial, menjelaskan alasan pemilih pemula menggunakan media sosial, menganalisis penggunaan media sosial pemilih pemula dan cara mendapatkan informasi politik. Subjek penelitian adalah pemilih pemula yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian menggunakan paradigma kontruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada tujuh informan utama dan observasi non partisipan serta dokumen yang mendukung data-data yang akan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial terutama telepon seluler dan internet sudah menjadi kebutuhan hidup generasi milenial. Adapun media sosial yang digunakan yaitu Whatsapp, Instagram, Twitter, Line Chat dan Facebook. Namun, Whatsapp dan Instagram adalah media sosial yang digunakan dengan intensitas tinggi di antara media sosial tersebut. Alasan penggunaan media sosial yang paling utama adalah berkomunikasi. Selain itu alasan untuk menggunakan media sosial adalah untuk mencari informasi. Informasi yang dibutuhkan ketujuh informan bervariatif sesuai dengan kegemaran mereka masing-masing. Alasan lainnya untuk menggunakan media sosial adalah untuk mengunggah foto dan video, berbelanja online dan juga untuk hiburan. Seluruh informan relatif sangat rendah penggunaan media sosialnya dalam partisipasi politik. Mereka pada umumnya hanya terpapar oleh informasi politik. Adapun beberapa informan yang menggunakan media sosial untuk mencari informasi politik namun dalam intensitas yang sangat rendah.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectMedia Sosialen_US
dc.subjectPartisipasi Politiken_US
dc.subjectPemilih Pemulaen_US
dc.subjectPresiden 2019en_US
dc.titlePenggunaan Media Sosial pada Pemilih Pemula Dalam Partisipasi Politik Pasca Pemilihan Presiden 2019 di Kota Medanen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik177045013


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record