Show simple item record

dc.contributor.advisorRangkuti, Rahmadsyah
dc.contributor.advisorYusuf, Muhammad
dc.contributor.authorPane, Khairina Juliana
dc.date.accessioned2020-02-27T02:41:51Z
dc.date.available2020-02-27T02:41:51Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/24563
dc.description76 Halamanen_US
dc.description.abstractThis thesis entitled "The impoliteness strategies of Prime Minister Benjamin Netanyahu on Twitter" is a pragmatic study that discusses the types of impoliteness strategies and their realization found on Prime Minister Benjamin Netanyahu's Twitter account on Twitter. The theory used to identify and classify types of impoliteness strategies and their realization is Jonathan Culpeper's theory. The research method used is a descriptive qualitative method. The results of this study indicate that the types of impoliteness strategies used by Prime Minister Benjamin Netanyahu are (1) Bald on record impoliteness (ketidaksantunan langsung), (2) Positive impoliteness (ketidaksantunan positif), (3) Negative impoliteness (ketidaklangsungan negatif), and(4) Sarcasm or mock politeness (sarkasme atau ketidaksantunan semu). While withholding politeness (Withhold politeness) was not found in the Prime Minister of the Republic of Indonesia, Benjamin Netanyahu's tweet. Imprudence directly there are 11 tweets or 57.90% which is the most dominant type. Then, the second rank is negative impoliteness, there are 5 tweets or 26.31%. Next, sarcasm or artificial politeness contained 2 tweets or 10.52%. The last positive impoliteness was only 1 tweet or 5.26%.en_US
dc.description.abstractSkripsi ini berjudul “The impoliteness strategies of Prime Minister Benjamin Netanyahu on twitter” merupakan suatu kajian pragmatic yang membahas tentang tipe-tipe dari strategi ketidaksantunan beserta realisasinya yang ditemukan pada akun twitter Perdana Mentri Benjamin Netanyahu on twitter. Teori yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tipe-tipe strategi ketidaksantunan serta realisasinya adalah teori Jonathan Culpeper. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tipe strategi ketidaksantunan yang digunakan oleh perdana mentri Benjamin Netanyahu adalah (1) ketidaksantunanan secara langsung (Bald on record impoliteness), (2) ketidaksantunan positif (Positive impoliteness), (3) ketidaksantunan negatif (Negative impoliteness), dan (4) sarkasme atau kesantunan semu (Sarcasm or mock politeness). Sedangkan menahan kesantunan (Withhold politeness) tidak ditemukan pada tweet Perdana Mentri Benjamin Netanyahu. Ketidaksantunan secara langsung terdapat 11 tweet atau 57,90 % yang menjadi tipe paling dominan. Kemudian, peringkat kedua adalah ketidaksantunan negatif terdapat 5 tweet atau 26,31%. Berikutnya, sarkasme atau kesantunan semu terdapat 2 tweet atau 10,52%. Yang terakhir ketidaksantunan positif hanya terdapat 1 tweet atau 5,26%.en_US
dc.language.isoenen_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPragmatiken_US
dc.subjectStrategi Ketidaksantunanen_US
dc.subjectBenjamin Netanyahuen_US
dc.titleThe Impolitenessstrategies of Prime Minister Benjamin Netanyahu on Twitteren_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik150705039


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record