Show simple item record

dc.contributor.advisorNainggolan, Marline
dc.contributor.advisorDalimunthe, Aminah
dc.contributor.authorJambak, Kadriyani
dc.date.accessioned2020-03-02T06:13:59Z
dc.date.available2020-03-02T06:13:59Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/24666
dc.description170 Halamanen_US
dc.description.abstractHiperlipidemia merupakan suatu keadan patologis yang diakibatkan oleh kelainan metabolisme lipid darah ditandai dengan meningkatnya konsentrasi kolesterol darah, triasilgliserol, peningkatan LDL, dan penurunan nilai HDL. Peningkatan tersebut berperan di dalam produksi radikal bebas yang berasal dari makanan sumber lipid. Peranan antioksidan sangat penting dalam menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan merusak biomolekul di dalam tubuh yang akhirnya dapat memicu terjadinya hiperlipedemia. Kulit batang sikkam (Bischofia javanica BLUME) merupakan tanaman yang digunakan masyarakat suku Simalungun sebagai obat tradisional dalam menurunkan kolesterol darah, obat diare dan maag. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antioksidan ekstrak dan fraksi kulit batang sikkam terhadap profil lipid tikus hiperlipidemia. Serbuk simplisia kulit batang sikkam dimaserasi menggunakan pelarut etanol 80%, ekstrak yang diperoleh difraksinasi dengan pelarut n-heksana dan etilasetat. Uji aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi kulit batang sikkam dengan metode pemerangkapan radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-picryl hidrazyl) dan mengukur IC50. Penurunan profil lipid darah terhadap hewan uji yang diinduksi dengan diet pakan tinggi lemak (PTL) ada 11 (sebelas) kelompok, masing-masing kelompok diberi 3 dosis 75, 100, dan 125 mg/kg bb selama 3 minggu. Data dianalisis secara ANOVA dan uji Tuckey program SPSS. Hasil maserasi 1,2 kg serbuk simplisia kulit batang sikkam diperoleh ekstrak etanol 328,5 g. Hasil fraksinasi dari 230 g ekstrak etanol diperoleh fraksi n-heksana 5,48 g dan fraksi etilasetat 19,39 g. Nilai IC50 uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 12,248 μg/ml, fraksi n-heksana 39,622 μg/ml, dan fraksi etilasetat 29,50 μg/ml. Aktivitas penurunan profil lipid darah yang sebanding dengan simvastatin dosis 0,9 mg/kg bb terdapat pada ekstrak etanol dosis 125 mg/kg bb dapat menurunkan kadar kolesterol total, 100 mg/kg/bb menurunkan kadar trigliserida dan fraksi etilasetat dosis 100 mg/kg bb menurunkan kadar LDL, 75 mg/kg bb menaikkan kadar HDL pada pemberian sampel uji minggu kelima belas. Ekstrak etanol kulit batang sikkam mempunyai aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 yang sangat kuat dan mempunyai efek menurunkan profil lipid darah.en_US
dc.description.abstractHyperlipidemia is a state pathological caused by abnormal blood lipid metabolism characterized by increased concentrations of blood cholesterol, triacylglycerol, LDL, and HDL values decrease. The increase was instrumental in the production of free radicals that come from food sources of lipids. The role of antioxidants is essential in neutralizing free radicals that can cause damage cells and biomolecules in dalam the body which can ultimately lead to hyperlipedemia. The stem bark sikkam (Bischofia javanica BLUME) is a plant used Simalungun tribal communities as a traditional medicine in lowering blood cholesterol, diarrhea and ulcers. The purpose of this study was to determine the antioxidant effect of stem bark extracts and fractions sikkam on lipid profile hyperlipidemic rats. Powdered sikkam stem bark are macerated using 80% ethanol, the extract obtained by fractionated with n-hexane and ethylacetate. Test the antioxidant activity of extracts and fractions of sikkam stem bark with free radical trapping methods DPPH (1,1-diphenyl-1-picrylhidrazyl) and measure the IC50. Decreased blood lipid profile of the test animals with diet-induced high-fat feed there are 11 (eleven) groups, each group was given three doses of 75, 100, and 125 mg / kg bw for 3 weeks. Data were analyzed by ANOVA and Tuckey SPSS. Results maceration 1.2 kg of powder simplicia sikkam stem bark ethanol extracts obtained 328.5 g. Results fractionation of 230 g of ethanol extract fraction obtained 5.48 g of n-hexane and ethylacetate fraction 19.39 g. IC50 value test the antioxidant activity of ethanol extract of 12.248 μg/ml, n-hexane fraction of 39.622 μg/ml, and a fraction of ethyl acetate 29.50 μg/ml. Activities decrease blood lipid profile comparable to simvastatin dose of 0.9 mg/kg bw contained in the ethanol extract dose of 125 mg/kg bw can lower total cholesterol, 100 mg/kg bw lower triglyceride levels and ethylacetate fraction dose of 100 mg/kg bw decrease in LDL cholesterol, 75 mg/kg bw raise HDL levels in the fifteenth week of test sample administration. Sikkam stem bark ethanol extract has antioxidant activity with IC50 value very strong and has the effect of lowering blood lipid profile.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectBischofia javanica BLUMEen_US
dc.subjectKulit Batang Sikkamen_US
dc.subjectAntioksidanen_US
dc.subjectProfil Lipiden_US
dc.titleEfek Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Kulit Batang Sikkam (Bischofia javanica BLUME) Terhadap Profil Lipid Tikus Iperlipidemiaen_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157014004


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record