Show simple item record

dc.contributor.advisorIlyas, Syafruddin
dc.contributor.authorPanjaitan, Risda
dc.date.accessioned2018-05-02T01:53:22Z
dc.date.available2018-05-02T01:53:22Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherAkhmad Danil
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/2478
dc.description120805045en_US
dc.description.abstractResearch on aortic histology and blood cholesterol levels of male rabbit after combination of methanol extract of bitter melon seed (Momordica charantia L.) and DMPA was conducted from May 2015 to February 2016. This study used a Completely Randomized Design consisting of five groups based on observation time different. Each group had a control and treatment groups with three replications with 0 week (K0 and P0), four weeks (K1 and P1), eight weeks (K2 and P2), twelve weeks (K3 and P3) and sixteen weeks (K4 and P4). For the observation time of twelve weeks and sixteen weeks, the animals were treated only eight weeks later maintained until the length of each observation. All rabbits of the DMPA induced treatment group on the first day of the study, were then given methanolic extract of bitter melon seeds at a dose of 390 mg/1.5 kg BW/day during treatment time. The control group was not induced DMPA but was given aquadest 1 ml/day. The preparation of aortic organs is made using the paraffin method and staining of Hematoxylin-Eosin, showing the difference between aortic atherosclerosis and those that are not affected by atherosclerosis in terms of shape and structure. The results showed that the combination of methanol extract of bitter melon seed and DMPA on changes in cardiac weight and aortic atherosclerosis frequency were not significant, but there was significant change in total blood cholesterol level in K3P3 group and thickness of aorta in K0P0 and K1P1 groups.en_US
dc.description.abstractPenelitian mengenai histologi aorta dan kadar kolesterol darah kelinci jantan setelah pemberian kombinasi ekstrak metanol biji pare (Momordica charantia L.) dan DMPA telah dilakukan dari bulan Mei 2015 sampai dengan Februari 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima kelompok berdasarkan waktu pengamatan yang berbeda. Setiap kelompok memiliki kelompok kontrol dan perlakuan dengan tiga ulangan dengan waktu pengamatan 0 minggu (K0 dan P0), empat minggu (K1 dan P1), delapan minggu (K2 dan P2), duabelas minggu (K3 dan P3) dan enambelas minggu (K4 dan P4). Untuk waktu pengamatan duabelas minggu dan enambelas minggu, hewan coba diperlakukan hanya delapan minggu kemudian dipelihara hingga lama pengamatan masing-masing. Seluruh kelinci kelompok perlakuan diinduksi DMPA pada hari pertama penelitian, selanjutnya diberi ekstrak metanol biji pare dengan dosis 390 mg/1,5 kg BB/hari selama waktu perlakuan. Kelompok kontrol tidak diinduksi DMPA tetapi diberi akuades 1 ml/hari. Preparat organ aorta dibuat menggunakan metode parafin dan pewarnaan Hematoksilin-Eosin, memperlihatkan adanya perbedaan antara aorta yang terkena aterosklerosis dan yang tidak terkena aterosklerosis yaitu dari segi bentuk dan strukturnya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak metanol biji pare dan DMPA terhadap perubahan berat jantung dan frekuensi aterosklerosis aorta pada seluruh kelompok tidak signifikan, namun didapatkan adanya perubahan yang signifikan terhadap kadar kolesterol total darah pada kelompok K3P3 dan ketebalan aorta pada kelompok K0P0 dan K1P1.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectAortaen_US
dc.subjectAtherosclerosisen_US
dc.subjectCholesterolen_US
dc.subjectDMPAen_US
dc.subjectMomordica charantia Len_US
dc.subjectRabbiten_US
dc.titleHistologi Aorta dan Kadar Kolesterol Darah Kelinci Jantan Setelah Pemberian Kombinasi Ekstrak Metanol Biji Pare (Momordica charantia L.) dan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record