Show simple item record

dc.contributor.advisorNuryawan, Arif
dc.contributor.advisorHalimatuddahliana
dc.contributor.authorSimorangkir, Inka Cristy Vera
dc.date.accessioned2020-05-15T03:14:30Z
dc.date.available2020-05-15T03:14:30Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/25688
dc.description76 Halamanen_US
dc.description.abstractReactive groups within isocyanate adhesive are able to cross-link with either OHgroup originated from wood or OH-group derived from water (bound or free water). For this reason, this study aims to evaluate the effect of the moisture content of particle raw material from Eucalyptus grandis wood on the physical and mechanical properties of particle boards with isocyanate adhesives. In the board manufacturing process, various particles of water content (5%, 7%, 10%, 12% and 15%) are determined with the same amount of isocyanate adhesive. After conditioning the particle board with varying particle water content, physical and mechanical properties were evaluated and FTIR (Fourier Transform Infrared) testing was performed. The results obtained are physical properties of density board, moisture content and the best thickness development and meet the standard on the particle board with 12% particle water content, while the physical properties of the best water absorption and meet the standards are on the particle board with 15% particle water content . For the results of the mechanical properties of MOE and MOR, particle board with particle moisture content of 12% which has the best value and meets the standard. As for the mechanical properties of IB, particle board with a particle moisture content of 7% has the best value and meets the standard. FTIR test results show that the existence of physical and chemical bonds is the formation of amines which are the result of the reaction between isocyanates and water.en_US
dc.description.abstractGugus reaktif yang ada dalam perekat isosianat dapat berikatan dengan gugus OH dari kayu maupun gugus OH dari air (yang berada di dalam kayu baik air bebas maupun air terikat). Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kadar air bahan baku partikel dari kayu Eucalyptus grandis terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel dengan perekat isosianat. Dalam proses pembuatan papan, dibuat kadar air partikel yang bervariasi (5%, 7%, 10%, 12% dan 15%) dengan jumlah perekat isosianat yang tetap/sama. Setelah pengkondisian papan partikel dengan kadar air partikel yang bervariasi, dievaluasi sifat fisis dan mekanisnya serta dilakukan pengujian FTIR (Fourier Transform Infrared). Hasil yang diperoleh yaitu sifat fisis papan kerapatan, kadar air dan pengembangan tebal yang terbaik dan memenuhi standar ada pada papan partikel dengan kadar air partikel 12%, sedangkan sifat fisis daya serap air terbaik dan memenuhi standar ada pada papan partikel dengan kadar air partikel 15%. Untuk hasil sifat mekanis MOE dan MOR, papan partikel dengan kadar air partikel 12% yang memiliki nilai terbaik dan memenuhi standar. Sedangkan untuk sifat mekanis IB, papan partikel dengan kadar air partikel 7% memiliki nilai terbaik dan memenuhi standar. Hasil pengujian FTIR menunjukkan bahwa adanya ikatan fisik dan kimia yaitu dengan terbentuknya amina yang merupakan hasil dari reaksi antara isosianat dengan air.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectIsosianaten_US
dc.subjectEucalyptus grandisen_US
dc.subjectKadar Air Partikelen_US
dc.subjectFTIRen_US
dc.subjectAminaen_US
dc.titlePapan Partikel dari Kayu Eucalyptus grandis Berperekat Isosianat pada Berbagai Kadar Air Partikelen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik151201130


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record