Show simple item record

dc.contributor.advisorHaryati
dc.contributor.advisorMeiriani
dc.contributor.authorNugraha, Dwi Pratama
dc.date.accessioned2020-06-29T06:57:05Z
dc.date.available2020-06-29T06:57:05Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/26450
dc.description81 Halamanen_US
dc.description.abstractPropagation of tin plants can be done in various ways, one of them by stem cutting. This study aims to determine the effect of coconut water concentration and number of buds on the growth of tin cuttings (Ficus carica L.), carried out in the experimental field located on Jalan Bunga Cempaka, Tanjung Sari, Medan Selayang District, Medan with a height of ± 32 meters above sea level from September to November 2019. This study used a Factorial Randomized Design, with 2 treatment factors : Coconut Water Concentration (Z0: 0% Concentration, Z1: 25% Concentration, Z2: 50% Concentration, Z3: 75% Concentration, Z4: 100% Concentration) and Number of Buds (T1: 2 Buds, T2: 3 Buds, T3: 4 Buds). The results of this study showed that immersion with various concentrations of coconut water markedly accelerated the time to sprout, increasing the number of shoots that grew, the length of shoots and the number of leaves of cuttings of fig plants. The best results for all of these parameters are at ± 60% coconut water concentration. The treatment of the number of buds markedly increased the number of shoots that grew and the number of leaf cuttings of fig plants. The best results for all these parameters in the treatment of 4 buds. The interaction of coconut water concentration and number of shoots gave unreal results on all observed parameters.en_US
dc.description.abstractPerbanyakan tanaman tin dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara setek batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa dan jumlah mata tunas terhadap pertumbuhan setek batang tanaman tin (Ficus carica L.), dilaksanakan di lahan percobaan yang berlokasi di Jalan Bunga Cempaka, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Medan dengan ketinggian tempat ± 32 meter di atas permukaan laut dari bulan September sampai November 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, dengan 2 faktor perlakuan yaitu : Konsentrasi Air Kelapa (Z0 : Konsentrasi 0%, Z1 : Konsentrasi 25%, Z2 : Konsentrasi 50%, Z3 : Konsentrasi 75%, Z4 : Konsentrasi 100%) dan Jumlah Mata Tunas (T1 : 2 Mata Tunas, T2 : 3 Mata Tunas, T3 : 4 Mata Tunas). Hasil penelitian ini menunjukkan perendaman dengan berbagai konsentrasi air kelapa nyata mempercepat waktu bertunas, meningkatkan jumlah tunas yang tumbuh, panjang tunas dan jumlah daun setek batang tanaman tin. Hasil terbaik untuk semua parameter tersebut pada konsentrasi air kelapa ± 60%. Perlakuan jumlah mata tunas nyata meningkatkan jumlah tunas yang tumbuh dan jumlah daun setek batang tanaman tin. Hasil terbaik untuk semua parameter tersebut pada perlakuan 4 mata tunas. Interaksi konsentrasi air kelapa dan jumlah mata tunas memberikan hasil yang tidak nyata pada seluruh parameter pengamatan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectTinen_US
dc.subjectSetek Batangen_US
dc.subjectAir Kelapaen_US
dc.subjectJumlah Mata Tunasen_US
dc.titlePengaruh Konsentrasi Air Kelapa dan Jumlah Mata Tunas Terhadap Pertumbuhan Setek Batang Tanaman Tin (Ficus carica L.)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
dc.identifier.nimnipnik150301157


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record