Show simple item record

dc.contributor.advisorPurba, Hasim
dc.contributor.advisorSutiarnoto
dc.contributor.advisorAzwar, T. Keizerina Devi
dc.contributor.authorSyahriani, Desy
dc.date.accessioned2020-07-20T01:53:34Z
dc.date.available2020-07-20T01:53:34Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/26817
dc.description119 Halamanen_US
dc.description.abstractIn the dispute between Mr. LD and PT. Bank Sumut, Mr. LD asks for commission on the selling of a house through auction performed by PT Bank Sumut since Mr. LD has successful in finding an investor; however, PT Bank Sumut does not agree since the contract has been expired. The research problems are how about the regulation on commission contract fora performance which has to be fulfilled in the contract, how about a fair commission contract in a contract, and how about the implementation of the principle of pacta sunt servanda (agreement are to be kept) of a commission contract in the Verdict No. 14/PDT/2015/PT.Mdn. The research used juridical normative method with descriptive analytic approach. Secondary data were used as the primary legal materials such as the Civil Code and the Verdict No. 14/PDT/2015/PT.Mdn. Secondary legal materials were books, and tertiary legal materials were general dictionaries and law dictionaries. The result of the research shows that commission contract as performance which has to be kept should comply with the validity of a contract as it is stipulated in the Civil Code, but there is no specific regulation relationship. A fair commission contract is an agreement which is adhered to the principle of fairness in a contract which does harm both the principal and the agent and which provides benefit for both of them. It has to have balanced bargaining position, to give them freedom to determine the clauses in the contract. Both of them have the right and obligation and accomplish them, It has to have legal certainty in its implementation. The implementation of the principle of pacta sunt servanda in the Verdict No. 14/PDT 2015/PT.Mdn is rejected by the Judge with the reason that the deadline for implementing the contract by Mr. Liliek Darmadi to carry out the transaction process of the project within 3 (three) months is considered impossible and appropriate so that it violates against the principle of pacta sunt servanda.en_US
dc.description.abstractTerjadi sengketa antara Tuan LD dengan PT. Bank Sumut dimana Tuan LD meminta komisi atas penjualan perumahan melalui lelangoleh PT. Bank Sumut sebagai pemenuhan prestasi atas perjanjian komisi karena keberhasilan lelang disebabkan keberhasilan Tuan LD mendapatkan investor akan tetapi PT. Bank Sumut tidak setuju karena telah melewati batas waktu perjanjian. Permasalahan dalam penelitian,bagaimana pengaturan perjanjian komisi sebagai suatu prestasi yang harus dipenuhi dalam suatu kontrak, bagaimana perjanjian komisi yang adil dalam suatu kontrak, bagaimana penerapan asas pacta sunt servanda perjanjian komisi dalam Putusan Nomor : 14/PDT/2015/PT-MDN. Tesis menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan data sekunder yaitu yaitu bahan hukum primer berupaKUH Perdata dan Putusan Nomor : 14/PDT/2015/PT-MDN.Bahan hukum sekunder berupa buku-buku, dan tersier berupa kamus umum, kamus hukum. Hasil penelitian, Pengaturan perjanjian komisi sebagai suatu prestasi yang harus dipenuhi dalam suatu kontrak tetap mengikuti aturan syarat sah suatu perjanjian yang diatur dalam KUH Perdata hingga saat ini belum ada peraturan khusus mengenai perjanjian yang menimbulkan hubungan keagenan.Perjanjian komisi yang adil dalam suatu kontrak merupakan perjanjian memenuhi konsepkonsep keadilan berkontrak. Perjanjian komisi yang adil harus tidak merugikan prinsipal dengan agen, perjanjian komisi memberikan manfaat terhadap prinsipal dan agen, perjanjian komisi harus memiliki bargaining position yang seimbang, perjanjian komisi harus memberikan kebebasan agen dan prinsipal untuk menentuka causa yang ditentukan dalam perjanjian komisi, perjanjian komisi agen dan prinsipal sama-sama memiliki hak dan kewajiban dan prinsipal dan agen sama-sama melaksanakan hak dan kewajibannya, dan pelaksanaan perjanjian komisi harus memiliki kepastian hukum atas pelaksanaannya.Penerapan Asas pacta sunt servanda perjanjian komisi dalam Putusan Nomor : 14/PDT/2015/PTMDN dikesampingkan oleh hakim. Hakim mengesampingkan asas pacta sunt servanda karena batas waktu perjanjian yang ± 3 (tiga) bulan yang diberikan kepada Tuan Liliek Darmadi untuk menyelesaikan semua proses penjualan proyek adalah tidak mungkin atau dapat dikatakan tidak patut sehingga mengubah pelaksanaan perjanjian yang tidak sesuai dengan isi kontrak yaitu melanggar asas pacta sunt servanda.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPerjanjianen_US
dc.subjectKomisien_US
dc.subjectJual-Belien_US
dc.titleAnalisis Yuridis Atas Perjanjian Komisi Yang Telah Ada Sebelum Jual Beli Melalui Lelang (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor : 14/Pdt/2015/Pt-Mdn)en_US
dc.typeTesis Magisteren_US
dc.identifier.nimnipnik157011182


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record