Show simple item record

dc.contributor.advisorRoesyanto, Irma D.
dc.contributor.advisorNadeak, Kristina
dc.contributor.authorSimanjuntak, Linda Helena
dc.date.accessioned2018-05-17T03:46:30Z
dc.date.available2018-05-17T03:46:30Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/2926
dc.description107027012en_US
dc.description.abstractSexually transmitted infections (STIs) is one disease that is easily transmitted through sexual intercourse. Cases of STIs continue to increase, where the phenomenon of the increase and spread of STI cases that occur in high-risk groups such fast, one of the high-risk groups, namely Female Sex Workers. But the prevalence of STIs in FSW in Indonesia has not been systematically observed and measured only seporadis. The prevalence of STIs can be used as a biological indicator is very important that can be used as preliminary data on the development of sexually transmitted diseases. This study aimed to determine the prevalence of STIs (gonorrhea, non-specific sifillis cervicitis, trichomoniasis, and candidiasis vaginalis) among female sex workers in STI Clinic Deli Serdang in the period 2010 to 2013. This research is descriptive respropektif which aims to provide an overview of information about the condition STI prevalence. The results showed that the prevalence of STIs in FSW in Deli Serdang during 2010 through 2013 respectively 93.6%, 89.3%, 86.4% and 88.1%.en_US
dc.description.abstractInfeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit yang mudah ditularkan melalui hubungan seksual. Kasus penyakit IMS terus mengalami peningkatan, dimana fenomena peningkatan dan penyebaran kasus IMS yang terjadi pada kelompok resiko tinggi demikian cepat, salah satu kelompok resiko tinggi yaitu Wanita Pekerja Seks. Tetapi prevalensi IMS pada WPS di Indonesia belum diamati secara sistematis dan hanya diukur secara seporadis. Prevalensi IMS dapat dijadikan sebagai salah satu indikator biologis yang sangat penting yang dapat dijadikan sebagai data awal terhadap perkembangan penyakit menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi IMS (gonore, sifillis servisitis non spesifik, trikomoniasis dan kandidiasis vaginalis) di kalangan wanita pekerja seks di Klinik IMS Kabupaten Deli Serdang pada periode 2010 sampai 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif respropektif yang bertujuan memberikan gambaran informasi tentang kondisi prevalensi IMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi IMS pada WPS di Kabuapten Deli Serdang selama tahun 2010 sampai 2013 masing-masing sebesar 93,6%, 89,3%, 86,4% dan 88,1%.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSexually Transmitted Infectionsen_US
dc.subjectSTI Prevalenceen_US
dc.subjectGonorrheaen_US
dc.subjectSyphilisen_US
dc.subjectNon-Specific Cervicitis,en_US
dc.subjectTrichomoniasisen_US
dc.subjectCandidiasis Vaginalisen_US
dc.subjectFemale Sex Workersen_US
dc.titlePrevalensi Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seks di Klinik IMS pada Tiga Puskesmas Kabupaten Deli Serdang Tahun 2010-2013en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record