Show simple item record

dc.contributor.advisorRamadhani, Emilia
dc.contributor.authorUtami, Ira Putri
dc.date.accessioned2018-06-26T02:39:42Z
dc.date.available2018-06-26T02:39:42Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/3768
dc.description140904031en_US
dc.description.abstractThis study entited Representation Of Children In Youtube Social Media (Semiotics Analysis Of The Children Representation In Audition Video Biskuat Kreasi Semangat In Biskuat Semangat Youtube Channel). This research type is qualitative and uses a constructivist paradigm. While the analysis instrument or data analysis this researchers used semiotic of John Fiske’s model analysis. This audition video analyzes what are the signs related to the behavior, speech, language, gestures, expressions, and sounds that represent children from the level of reality, representational levels and ideological levels that are part of John Fiske's codes. The subjects of this study were Salsabila, Ihsan and Bahrudin as the appropriate criteria of children aged 7 to 13 years whose their video was most watched in Biskuat Semangat channel. The result of this study shows that from the level of reality, the level of representation and the ideological level in the audition video, the children use inappropriate behavior, language, and expression in accordance with their that must be show the hiding signification behind their behavior. In this study found that children represented very badly when acting in the audition, which is in fact this is the result of construction formed in audition activities for promoting product.It is not realized by YouTube users that the real reality is not so, this is in line with the freedom of expression imposed by YouTube, to finally bring on an ideology of capitalism that gives advantage to YouTube, YouTuber and the Biskuat company.en_US
dc.description.abstractSkripsi berjudul Representasi Anak Dalam Media Sosial Youtube (Analisis Semiotika terhadap Representasi Anak dalam Video Audisi Biskuat Kreasi Semangat di Channel YouTube Biskuat Semangat). Penelitian kualitatif ini menggunakan paradigma konstruktivis sebagai pendekatan. Sedangkan pisau analisis atau instrumen analisis data, peneliti menggunakan teknik analisis semiotika model John Fiske. Video audisi ini menganalisis apa saja tanda yang berkaitan dengan perilaku, cara bicara, bahasa, gerak tubuh, ekspresi, dan suara yang merepresentasikan anak dari level realitas, level representasi dan level ideologi yang merupakan bagian dari kode-kode John Fiske. Hasil pembahasan dari level realitas, level representasi dan level ideologi dalam video audisi tersebut menujukkan bahwa dalam audisi akting tersebut anak menggunakan bahasa dan cara berekspresi yang tidak sesuai dengan usia mereka, dan hal tersebut menandakan bahwa adanya makna dibalik tindakan demikian. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa anak direpresentasikan sangat buruk saat berakting dalam audisi tersebut, dimana yang sebenarnya hal ini adalah hasil dari konstruksi dalam bentuk audisi untuk kegiatan mempromosikan produk. Hal tersebut tidak disadari oleh pengguna YouTube bahwa realitas yang sebenarnya tidak demikian, dan ini sejalan dengan kebebasan berekspresi yang diberlakukan oleh YouTube, hingga pada akhirnya membawa pada sebuah ideologi kapitalisme yang memberi keuntungan pada YouTube, YouTuber dan pihak Biskuat tersebut.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectChildrenen_US
dc.subjectRepresentationen_US
dc.subjectAudition Videoen_US
dc.subjectSemioticsen_US
dc.titleRepresentasi Anak dalam Media Sosial Youtube (Analisis Semiotika Terhadap Representasi Anak dalam Video Audisi Biskuat Kreasi Semangat di Channel Youtube Biskuat Semangat)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record