Show simple item record

dc.contributor.advisorNasution, Bismar
dc.contributor.advisorSiregar, Mahmul
dc.contributor.authorLubis, Fauzan Akbar
dc.date.accessioned2018-07-13T03:59:04Z
dc.date.available2018-07-13T03:59:04Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/4335
dc.description140200539en_US
dc.description.abstractPraktek-praktek kecurangan yang terjadi didalam Pasar Modal sering membuat guncangan bagi para pelaku pasar yang menyebabkan timbulnya kerugian. Keberadaan Otoritas Jasa Keuangan yang didirikan dengan tujuan dapat menjamin agar keseluruhan kegiatan jasa keuangan didalam sektor jasa keuangan yang artinya hal ini juga terjadi pada sektor Pasar Modal. Dalam menjalankan peran sebagai regulator dan pengawas jasa keuangan di sektor pasar modal Otoritas Jasa Keuangan bertindak bagaimana bisa praktik kecurangan didalam pasar modal seperti insider trading, pernyataan menyesatkan dan manipulasi pasar. Dalam penulisan skripsi ini adalah Peranan Otoritas Jasa Keuangan terhadap praktek insider trading, peranan Otoritas Jasa Keuangan sebagai pengawas terkait perbuatan pernyataan menyesatkan didalam pasar modal dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan terhadap perbuatan manipulasi pasar didalam pasar modal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif menggunakan bahan kepustakaan penelitian. Tahapan penelitian menggunakan penelitian kepustakaan: bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan data kepustakaan yang menganalisa secara sistematis buku-buku, jurnal dan bahan-bahan lain. Peran Otoritas Jasa Keuangan sebagai pengawas tunggal di Indonesia sangat penting dalam sektor Lembaga Keuangan Non-Bank, dimana Otoritas Jasa Keuangan selaku lembaga yang berwenang, harus melakukan pemeriksaan dan penyidikan yang sigap dan cepat terkait dengan penanganan praktek kecurangan didalam Pasar Modal agar terciptanya Pasar Modal yang efektif, efisien dan stabil. Terkait dengan adanya praktek kecurangan yang ada didalam Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan dalam menjalankan peran sebagai regulator dan pengawas jasa keuangan di sektor pasar modal yaitu mampu menghindari berbagai benturan kepentingan dan intervensi didalam memberikan kepastian hukum yang ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada pelaku pasar modal dan investor pasar modal Indonesia. Dengan demikian kegiatan transaksi yang dilakukan didalam pasar modal dapat berjalan dengan baik. Sehingga para pihak yang terkait dalam kegiatan pasar modal tidak ada yang merasa dirugikan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPasar Modalen_US
dc.subjectOtoritas Jasa Keuanganen_US
dc.subjectPraktek Kecuranganen_US
dc.titleImplementasi Fungsi Otoritas Jasa Keuangan Dalam Mengawasi Praktek-Praktek Kecurangan Didalam Pasar Modalen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record