Show simple item record

dc.contributor.advisorSuriadi, Agus
dc.contributor.authorMeliala, Dicky Vivaldi
dc.date.accessioned2018-07-26T03:19:33Z
dc.date.available2018-07-26T03:19:33Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/4791
dc.description142600007en_US
dc.description.abstractPajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan Negara. Hal ini dikarenakan pajak merupakan salah satu sumber penerimaan terbesar Negara. Dari tahun ke tahun dapat terlihat penerimaan Negara dari sektor pajak terus meningkat. Saat ini Pemerintah menargetkan penerimaan dari sektor pajak dalam APBN 2017 mencapai Rp1.489,9 triliun yang merupakan 85.6% dari total penerimaan negara sebesar Rp1.750,3 trilun (UU APBN 2017). Sehingga dapat dikatakan bahwa postur APBN diharapkan diisi oleh sektor pajak sebanyak 80% lebih setiap tahunnya. Sedangkan untuk penerimaan dari sektor Bukan Pajak cenderung tidak stabil dan tidak cukup untuk memenuhi Pelaksanaan pembangunan Negara, begitu juga dengan sektor Migas yang tidak dapat diandalkan lagi karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui. Saat ini sumber penerimaan dari sektor pajak merupakan sumber penerimaan yang paling potensial dalam memenuhi target Penerimaan Negara. Oleh karena itu Pemerintah mengharapkan ketercapaian target penerimaan dari sektor pajak di setiap tahunnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectEkstensifikasi Wajib Pajaken_US
dc.subjectMeningkatkan Penerimaan Pajaken_US
dc.titlePelaksanaan Ekstensifikasi Wajib Pajak dalam Upaya Meningkatkan Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pratama Lubuk Pakamen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record