Show simple item record

dc.contributor.advisorSafri, Zainal
dc.contributor.advisorAndra, Cut Aryfa
dc.contributor.authorNasri, Marwan
dc.date.accessioned2018-08-08T07:36:03Z
dc.date.available2018-08-08T07:36:03Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/5153
dc.description127041113en_US
dc.description.abstractBackground: Electrocardiogram (ECG) is a simple, non-invasive modality widely used for diagnostic and prognostic tools in patients with non-ST-segment elevation acute coronary syndrome (NSTE-ACS). Early identification of three-vessel disease (3-VD) in ECG findings in NSTE-ACS with diabetes mellitus (DM) patients is important, due to consideration of prognosis and revascularization modalities. Previous studies that compare 3-VD incidence based on ST-segment-depression were not specified for NSTE-ACS with DM patients. Especially with our current national insurance system, it can be a guide for healthcare providers in terms of management strategies so that NSTE-ACS with DM patients get optimal management and revascularization. The objective of this study was to assess the predictive value of ST-segment depression for the incidence of 3-VD in NSTE-ACS with DM patients Methods: 67 NSTE-ACS with DM patients that hospitalized from January 2015-December 2017 in Haji Adam Malik General Hospital were analyzed retrospectively. Patients were divided into two group based on ST-segment depression on admission ECG. Bivariate and multivariate analysis was performed to study the association between ST-segment depression and 3-VD, p- value < 0.05 was considered statistically significant Results: Bivariate analysis shows that 3-VD incidence was higher in NSTE-ACS with DM patient accompanied by ST-segment depression compared to without ST-segment depression (80.6% vs 19.4 %, p <0.001). On multiple logistic regression analysis, patients with ST-segment depression had a 27.3 fold increased the risk for 3-VD compared to patients without ST-segment depression [OR 27.3 (6.117 – 121.851), p=0.000] Conclusion: The presence of ST-segment depression on admission ECG in NSTE-ACS with DM patients was associated with a higher incidence of 3-VD and was the strongest independent predictor of 3-VD. In clinical practice, it may serve as a simple non-invasive tool for predicting 3-VD in NSTE-ACS with DM patients.en_US
dc.description.abstractLatar Belakang: Elektrokardiogram (EKG) adalah modalitas sederhana non-invasif yang banyak digunakan untuk alat diagnostik dan prognostik pada pasien dengan Sindrom Koroner Akut non-elevasi segmen ST (SKA-NEST). Identifikasi dini Three Vessel Diseases (3-VD) dari temuan EKG pada pasien SKA-NEST dengan diabetes mellitus (DM) merupakan hal yang penting karena pertimbangan prognosis dan modalitas revaskularisasi. Penelitian sebelumnya yang membandingkan kejadian 3-VD berdasarkan adanya depresi segmen ST tidak spesifik pada pasien SKA-NEST dengan DM. Terutama dengan sistem Jaminan Kesehatan Nasional saat ini, hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi penyedia layanan kesehatan dalam hal strategi penatalaksanaan penderita NSTE-ACS dengan DM sehingga penderita tersebut mendapatkan penatalaksanaan dan revaskularisasi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai depresi segmen ST sebagai prediktor untuk kejadian 3-VD pada penderita SKA-NEST dengan DM. Metode: Sebanyak 67 pasien SKA-NEST dengan DM yang dihospitalisasi dari Januari 2015 – Desember 2017 di Rumah Sakit Umum Haji Adam Malik dianalisis secara retrospektif. Pasien akan dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan adanya depresi segmen ST pada EKG awal. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara depresi segmen ST dan kejadian 3-VD di rumah sakit, nilai p <0,05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan kejadian 3- VD lebih tinggi pada penderita SKA-NEST disertai DM dengan EKG saat masuk depresi segmen ST dibandingkan dengan tanpa depresi segmen ST (80.6% vs 19.4 %, p <0.001). Pada analisis regresi logistik, pasien dengan depresi segmen ST memiliki peningkatan risiko kejadian 3-VD 27 kali dibandingkan pasien tanpa depresi segmen ST [OR 27.3 (6.117 – 121.851), p=0.000]. Kesimpulan: Depresi segmen ST saat masuk berkaitan dengan insiden 3-VD yang lebih tinggi pada pasien SKA-NEST dengan DM dan merupakan prediktor independen 3-VD terkua. Dalam praktek klinis, adanya depresi segmen ST dapat dijadikan sebagai alat non-invasif sederhana untuk memprediksi 3-VD pada penderita SKA-NEST dengan DM.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectST-segment Depressionen_US
dc.subjectNSTE-ACSen_US
dc.subjectDMen_US
dc.subject3-VDen_US
dc.titleDepresi Segment ST Saat Masuk Sebagai Prediktor Three Vessel Diseases (3-VD) pada Penderita Sindroma Koroner Akut Non-Elevasi Segmen ST dengan Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medanen_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record