Show simple item record

dc.contributor.advisorNasution, Bismar
dc.contributor.advisorSiregar, Mahmul
dc.contributor.authorFahlevi, Reza
dc.date.accessioned2018-09-14T02:18:44Z
dc.date.available2018-09-14T02:18:44Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6443
dc.description140200499en_US
dc.description.abstractEksistensi reksa dana syariah sebagai suatu bentuk lembaga investasi inovatif memiliki karakteristik yang berbeda dengan reksa dana konvensional. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari kebijakan investasi yang dirumuskannya. Dalam melakukan pengelolaan investasi (reinvestment), maka reksa dana syariah harus berpedoman pada nilai-nilai syariah. Dalam operasionalisasinya, maka reksa dana syariah juga membutuhkan suatu lembaga pengawas yaitu dari Bapepam-LK ke Otoritas Jasa Keuangan khususnya di sektor transaksi efek. Penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan yuridis normatif.Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan (library research) dan dianalisa secara kualitatif. Reksadana syariah, diatur dalam Undang-Undang No. 8 tahun tentang Pasar Modal dan peraturan teknis berupa Peraturan Pemerintah, Keputusan Menteri Keuangan, dan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bapepam dan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Bursa Efek selaku Self Organitation Rgulatory, Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) No. 20/DSN-MUI/IV/2001, reksadana syariah (Islamic investment funds). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan Persyaratan Reksa Dana Syariah.Reksa dana syariah perlu diawasi agar hasil usaha emiten tidak mengandung unsur riba produk atau jasa yang dihasilkan oleh emiten tidak dikategorikan haram, pengawasan pasar modal dari Bapepam-LK ke Otoritas Jasa Keuangan khususnya disektor transaksi efek, yaitu Dewan Syariah Nasional.dan saat ini dilakukan oleh OJK. Cara pengawasan reksa dana syariah.Dewan Pengawas Syariah wajib menyusun laporan hasil pengawasan tahunan atas pemenuhan kepatuhan terhadap Prinsip Syariah di Pasar Modal atas Reksa Dana Syariah yang diawasi. Laporan wajib disampaikan oleh Dewan Pengawas Syariah kepada Manajer Investasi yang mengelola Reksa Dana Syariah.Perlindungan hukum yang ditekankan dalam hal ini adalah perlindungan hukum secara implisit (implicit deposit protection) melalui pengetatan pengaturan dan pengawasan terhadap bank yang bertindak sebagai agen penjual reksa dana agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking principles) yang berpijak pada Undang-Undang Pasar Modal. Sedangkan perlindungan hukum secara eksplisit (explicit deposit protection) kepada nasabah kurang diperhatikan mengingat Reksa Dana bukan merupakan produk bank, melainkan produk pasar modal sehingga tidak dijamin oleh bank dan tidak termasuk dalam cakupan objek program penjaminan simpanan apabila bank dicabut izin usahanya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectInvestoren_US
dc.subjectReksa Dana Syariah Berbentuk Perseroanen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Reksa Dana Syariah Berbentuk Perseroanen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record