Show simple item record

dc.contributor.advisorSantosa, Heru
dc.contributor.advisorLubis, Rahayu
dc.contributor.authorPutri, Pratiwi Syah
dc.date.accessioned2018-09-17T01:24:59Z
dc.date.available2018-09-17T01:24:59Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherAkhmad Danil
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6476
dc.description157032006en_US
dc.description.abstractFluor albus is commonly experienced by women if leucorrhoea is physiological, but it is risky if the pathologist is characterized by a yellowish-greenish liquid, excessive, thick, odorless, itchy or hot and inflicting injuries do prevention. Prevention of whiteness is a form of health behavior, and this study analyzes it using Lawrence Green theory based on predisposing factors, enabling factors, reinforcing factors. The purpose of this study was to analyze factors related to the prevention of vaginal discharge in middle adolescents. ABSTRACT This research is an analytical survey with cross sectional approach. The research was conducted at SMA Swasta Al-Ulum Medan. The research population is 262 people and the sample is 100 people. Sampling by purposive sampling technique. The data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with chi-square test, and multivariate analysis with multiple logistic regression test, at 95% confidence level (α = 0,05). The results showed that factors related to the prevention of fluor albus in private high school Ulum Medan that is knowledge (p =<0,001), exposure information (p = 0.002), family support (mother) (p = 0,002). Knowledge variable is the biggest variables associated with Exp (B) / OR = 7,926 (95% CI = 2,706-23,218) means that teenagers with good knowledge have a good chance of doing fluor albus prevention well 7.9 times higher than the teenager is less knowledgeable. Well-informed female teenagers, exposed to information about whiteness and prevention, obtaining support from the family (mother) will be able to perform fluor albus of 94.16%. It is suggested to the principal of Private School Al Ulum to increase the knowledge of female students in cooperation with NGOs working in the field of adolescent reproductive health, and health workers from Pulo Brayan Health Center Medan by giving health education about leucorrhoea and prevention.en_US
dc.description.abstractKeputihan (fluor albus) sering dialami oleh wanita jika keputihan tersebut bersifat fisiologis, tetapi akan menjadi berisiko jika yang dialami adalah patologis ditandai dengan cairan berwarna kekuningan sampai kehijauan, jumlahnya berlebihan, kental, berbau tak sedap, terasa gatal atau panas dan menimbulkan luka sehingga perlu dilakukan pencegahan. Pencegahan keputihan merupakan bentuk perilaku kesehatan, dan penelitian ini menganalisisnya menggunakan teori Lawrence Green berdasarkan faktor-faktor predisposisi (predisposing factors),faktor-faktor pendukung (Enabling factors),faktor-faktor pendorong (reinforcing factors). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan keputihan pada remaja madya. Penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectionalPenelitian dilakukan di SMA Swasta Al-Ulum Medan.Populasi penelitian sebanyak 262 orang dan sampel diperoleh sebanyak 100 orang. Penarikan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistikberganda, pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan keputihan (fluor albus) di SMA Swasta Ulum Medan yaitu pengetahuan (p=<0,001), keterpaparan informasi (p=0,002), dukungan keluarga (ibu) (p=0,002). Variabel pengetahuan merupakan variabel yang paling besar berhubungan dengan nilai Exp(B)/OR = 7,926(95%CI= 2,706-23,218) artinya remaja yang berpengetahuan baik berpeluang melakukan pencegahan keputihan dengan baik 7,9 kali lebih tinggi dibandingkan remaja berpengetahuan kurang.Remaja putri yang berpengetahuan baik, terpapar informasi tentang keputihan dan pencegahannya, mendapatkan dukungan dari keluarga (ibu) akan mampu melakukan pencegahan keputihan (fluor albus) sebesar 94,16%. Disarankan kepada kepala sekolah Swasta Al Ulum untuk meningkatkan pengetahuan siswi bekerjasama denganLSM yang bergerak di bidang kesehatan reproduksi remaja, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kota Matsum Medan dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang keputihan dan pencegahannya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectPreventionen_US
dc.subjectFluor Albusen_US
dc.subjectTeenageren_US
dc.titleFaktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Keputihan (Fluor Albus) pada Remaja Madya di SMA Al Ulum Medan Tahun 2017en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record