Show simple item record

dc.contributor.advisorSarumpaet, Sorimuda
dc.contributor.advisorSiregar, Fazidah Aguslina
dc.contributor.authorSari, Nila
dc.date.accessioned2018-09-17T01:39:11Z
dc.date.available2018-09-17T01:39:11Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherAkhmad Danil
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6480
dc.description157032192en_US
dc.description.abstractHypertension is one of the serious health problems. The World Health Organization (WHO) revealed that there were 839 million cases of hypertension in 2014, and it is estimated that there will have been 1.15 million cases in 2025. The data from Putri Hijau Level II Hospital showed that there were 226 cases of hypertension in the Indonesia soldiers in 2016. The objective of the research was to find out the determinants of hypertension in ≤ 40 year-old Indonesian soldiers at Putri Hijau Level II Hospital, Medan, in 2017. The research used observational analytic method with case-control study design. The samples were 44 respondents with hypertension in the case group and 44 respondents without hypertension in the control group. The result of multivariate analysis showed that consuming coffee (OR=15.514, 95%CI=4.275-56.297), consuming fat (OR=4.987 95%CI=1.380-18.021), smoking (OR=7,072 95%CI=1,344-37,209),and psychosocial stress (OR=4.858 95%CI=1.312-19,988) were the predictors of hypertension with the equation for hypertension of -4.510 + 2.742 (consuming coffee) + 1.607(consuming fat)+1.956 (smoking)+ 1.581 (psychosocial stress). It is recommended that the health care providers intensify promotion about healthy lifestyle, including quitting smoking, curbing fat and coffee consumption, and avoiding stress so that the risk for hypertension can be forestalled in the Indonesian soldiers as the persons who defend their nation.en_US
dc.description.abstractHipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat serius. WHO mencatat pada tahun 2014 terdapat 839 juta kasus penderita hipertensi dan diperkirakan meningkat 1,15 milyar pada tahun 2025. Data yang diperoleh di RS TK II Putri Hijau Medan yang menderita hipertensi pada anggota TNI tahun 2016 terdapat 226 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan penyakit hipertensi pada anggota TNI yang berumur ≤ 40 tahun di RS TK II Putri Hijau Medan tahun 2017. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain case control studi. Kasus adalah bagian dari penderita hipertensi yang telah didiagnosis dokter menderita hipertensi dan kontrol adalah penderita lain yang tidak menderita hipertensi berdasarkan diagnosis dokter. Sampel terdiri dari 44 kasus dan 44 kontrol. Data dianalisis menggunakan uji simple logistic regression dan regresi multiple logistic regression. Dari hasil analisis multivariat diperoleh konsumsi kopi (OR=15,514, 95% CI4,275-56,297), konsumsi lemak (OR=4,987 95% CI 1,380-18,021), merokok (OR=7,072 95% CI 1,344-37,209), stres psikososial OR=4,858 95% CI (1,312-19,988) merupakan prediktor hipertensi dengan persamaan hipertensi-4,510+2,742 (konsumsi kopi) +1,607(konsumsi kopi)+1,956 (merokok)+1,581(stres psikososial). Disarankan kepada petugas kesehatan untuk mengintensipkan kegiatan promosi kesehatan mengenai gaya hidup sehat termasuk berhenti merokok, membatasi konsumsi lemak dan jonsumsi kopi, serta menghindari stres sehingga dapat mencegah risiko hipertensi pada anggota TNI karena TNI adalah pertahanan negara.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectHypertension in the Indonesian Soldiersen_US
dc.subjectRisk Factoren_US
dc.titleAnalisis Determinan Penyakit Hipertensi pada Anggota TNI yang Berumur ≤ 40 Tahun di RS TK II Putri Hijau Medan Tahun 2017en_US
dc.typeTesis Magisteren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record