Show simple item record

dc.contributor.advisorYuliasmi, Sri
dc.contributor.authorAisyah, Hanifah Siti
dc.date.accessioned2018-09-18T01:55:13Z
dc.date.available2018-09-18T01:55:13Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6526
dc.description141501225en_US
dc.description.abstractBackground: Chlorpheniramine maleate is an antihistamine drug H1 receptors, in general it is traded in tablet form. Differences in production methods and formulas tablet additives can affect the solubility of the active substance in the solvent causing the difference in quality of the resulting tablet especially those on the dissolution profile. Chlorpheniramine maleate tablets are commercially produced by the wet granulation method, it would require other methods such as direct compressing in the manufacture of these tablets. Objective: Determine the dissolution rate of chlorpheniramine maleate tablets made by direct compression method and commercial chlorpheniramine maleate tablets by spectrophotometry of ultraviolet. Method: Chlorpheniramine maleate tablets made by direct compress consists of two different formulations of excipients, it is lactose-starch as a co-process and Avicel PH-102. Taken three brands of tablet chlorpheniramine maleate on the market, and test evaluation of all tablets. The dissolution test of chlorpheniramine maleate tablet was carried out in a water medium of 500 ml with a speed of 50 rpm using a rowing model. Result: The dissolution test early release of chlorpheniramine maleate tablets in the market and formulating has met the specified requirements. The value of Q 45 for commercial tablets A, B, and C, are 93.65%, 83.17%, and 84.64%, for tablet formulations F1 and F2, are 96.69% and 89.14%. The highest AUC and ED values obtained on the let tab formulated were 3436.68±260.43; 3498.16±257.46 and 76.37±5.7%; 77.74±6.8%. One way Anova test result for AUC and ED showed that there was a significant difference between tablet in the market with tablet formulated that is on tablet C with tablet F1 and tablet F2, while with tablet A and B did not show significant difference. Conclusion: Chlorfeniramine maleate tablets in direct compress have dissolution rate values similar to commercial tablets, but have a higher rate. Thus, the making of chlorpheniramine maleate tablets with lactose-starch filler (co-process) and avicel using the direct compress method can be used and give a better influence on the dissolution rate.en_US
dc.description.abstractLatar belakang: Klorfeniramin maleat merupakan obat antihistamin H1 reseptor, secara umum obat ini diperdagangkan dalam bentuk tablet. Perbedaan dalam metode produksi dan formula bahan tambahan tablet dapat mempengaruhi kelarutan suatu zat aktif dalam pelarutnya sehingga menyebabkan perbedaan kualitas tablet yang dihasilkan terkhusus pada profil disolusi. Tablet klorfeniramin maleat yang dipasaran diproduksi dengan metode granulasi basah, maka diperlukan metode lain seperti cetak langsung dalam pembuatan tablet tersebut. Tujuan: Mengetahui laju disolusi dari tablet klorfeniramin maleat yang dibuat dengan metode cetak langsung dan dibandingkan dengan tablet klorfeniramin maleat yang beredar di pasaran secara spektrofotometri ultraviolet. Metode: Tablet klorfeniramin maleat dibuat dengan cetak langsung terdiri dari dua formula bahan pengisi yang berbeda, yaitu laktosa-amilum secara co-process dan avicel PH-102. Diambil tiga merek dari tablet klorfeniramin maleat yang beredar dipasaran, dan dilakukan uji evaluasi fisik terhadap semua tablet. Uji disolusi tablet klorfeniramin maleat dilakukan dalam medium air sebanyak 500ml dengan kecepatan 50 rpm menggunakan alat model dayung. Hasil: Hasil uji disolusi pelepasan klorfeniramin maleat dari tablet yang dipasaran dan tablet yang diformulasi telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Nilai Q45 untuk tablet dipasaran A, B, dan C yaitu, 93,65%, 83,17%, dan 84,64%, untuk tablet formulasi F1 dan F2, yaitu 96,69% dan 89,14%. Nilai AUC dan ED yang diperoleh paling besar pada tablet yang diformulasi yaitu 3436,68 ±260,43; 3498,16 ±257,46 dan 76,37±5,7%; 77,74±6,8%. Hasil uji Anava satu arah untuk AUC dan ED menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tablet dipasaran dengan tablet yang diformulasi yaitu pada tablet C dengan tablet F1 dan tablet F2, sedangkan dengan tablet A dan B tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Tablet klorfeniramin maleat secara cetak langsung memiliki nilai laju disolusi yang mirip dengan tablet yang dipasaran, akan tetapi memiliki nilai laju yang lebih besar. Sehingga, pembuatan tablet klorfeniramin maleat dengan bahan pengisi laktosa-amilum (co-process) dan avicel menggunakan metode cetak langsung dapat digunakan dan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap laju disolusi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectChlorpheniramine Maleateen_US
dc.subjectDissolutionen_US
dc.subjectDirect Compressionen_US
dc.subjectCo-Prosessen_US
dc.subjectLactose-Starchen_US
dc.subjectAvicel PH-102en_US
dc.titleUji Disolusi Tablet Klorfeniramin Maleat Cetak Langsung dan Produk yang Dipasaran Secara Spektrofotometri Ultravioleten_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record