Show simple item record

dc.contributor.advisorSinurat, David
dc.contributor.advisorBangun, Hakim
dc.contributor.authorAryana
dc.date.accessioned2018-09-18T02:19:38Z
dc.date.available2018-09-18T02:19:38Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.otherIndra
dc.identifier.urihttp://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6539
dc.description091501120en_US
dc.description.abstractThe usage of systemic antibiotics in periodontitis treatment causes a number of issues such as antibiotic resistances and adverse side effects. Therefore, a local antibiotic delivery system is needed for local treatment in periodontal pocket. The main purpose of this research was to develop metronidazol periodontal gel formulations for local microbes eradication in periodontal pocket using 1% sodium alginate basis, alone and in combination with 0.5 and 1% Carbopol. The 25% metronidazol periodontal gels were formulated using 1% alginate basis, alone and in combination with 0.5 and 1% Carbopol. All formulations were evaluated for the drug release and antibacterial activity. Stability of the formulations kept at room temperature and 40oC 75% RH (Relative Humidity) for 3 months were evaluated periodically. Formulations kept at room temperature were evaluated for their drug content, pH, color and viscosity. Formulations kept at 40oC 75% RH were evaluated for their drug content, pH and color. Statistical analysis of AUC of the drug release studies using One-Way ANOVA at 95% Confidence Interval (α = 0.05) of all formulations showed that the addition of 0.5 and 1% Carbopol did not significantly affect the release rate of metronidazol. Statistical analysis of the diameter of inhibition zone of all formulations from the first until third day of incubation using One-Way ANOVA at 95% Confidence Interval (α = 0.05) showed that the addition of 0.5 and 1% Carbopol significantly affected antibacterial activity of gels, the largest inhibition zone was found at formulations without Carbopol, then followed by formulations with 1% Carbopol and 0.5% Carbopol, respectively. All of the formulations showed excellent inhibition on the growth of Staphylococcus aureus with diameter of inhibition zone more than 20 mm. Storage at room temperature and 40oC 75% RH caused slight degradations in drugs content, pH and viscosity of all formulations. However, they did not affect the color of all formulations. In the present study it is concluded that metronidazole periodontal gel can be formulated using alginate base without Carbopol and with both 0.5% and 1% Carbopol. All formulations have excellent antibacterial activity. They can slowly release its drug content and relatively stable on storage for 3 months.en_US
dc.description.abstractPenggunaan antibiotik secara sistemik pada penanganan periodontitis menyebabkan banyak masalah seperti resistensi antibiotik dan efek samping yang merugikan, sehingga diperlukan suatu sediaan antibiotik yang ditujukan untuk pemakaian lokal di kantong periodontal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sediaan gel periodontal metronidazol untuk eradikasi mikroba secara lokal di kantong periodontal dengan menggunakan basis natrium alginat 1% secara tunggal dan dengan penambahan Carbopol 0,5 dan 1%. Gel periodontal metronidazol 25% dibuat dengan menggunakan basis alginat 1% secara tunggal dan dalam bentuk campurannya dengan Carbopol 0,5 dan 1%. Seluruh sediaan yang telah dibuat diuji pelepasan dan aktivitas antibakterinya. Stabilitas sediaan yang disimpan pada suhu kamar dan suhu 40oC RH (Relative Humidity) 75% selama 3 bulan diuji secara berkala. Sediaan yang disimpan pada suhu kamar diamati stabilitasnya meliputi kadar zat aktif, pH, warna dan viskositas. Sedangkan sediaan yang disimpan pada suhu 40oC RH 75% diamati stabilitasnya meliputi kadar zat aktif, pH, dan warna. Hasil analisis One-Way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) terhadap AUC pelepasan ketiga formula menunjukkan bahwa penambahan Carbopol 0,5 dan 1% tidak berpengaruh secara signifikan terhadap laju pelepasan metronidazol. Hasil analisa One-Way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) terhadap diameter zona hambat ketiga formula pada hari pertama hingga hari ketiga inkubasi menunjukkan bahwa penambahan Carbopol 0,5 dan 1% berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas antibakteri gel dimana diameter hambat dari yang terbesar hingga terkecil berturut-turut ditunjukkan oleh sediaan tanpa Carbopol, sediaan dengan Carbopol 1% dan sediaan dengan Carbopol 0,5%. Seluruh formula gel memberikan daya hambat yang sangat baik terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat lebih dari 20 mm. Penyimpanan pada suhu kamar dan suhu 40oC RH 75% selama 3 bulan menyebabkan sedikit penurunan kadar zat aktif, pH dan viskositas gel, akan tetapi tidak diamati adanya perubahan warna gel sesudah penyimpanan. Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa gel periodontal metronidazol dapat diformulasi menggunakan dasar alginat, tanpa Carbopol maupun dengan Carbopol 0.5 dan 1%. Seluruh sediaan mempunyai aktivitas antibakteri yang sangat baik. Seluruh sediaan mampu melepaskan zat aktif secara perlahan dan relatif stabil dalam penyimpanan selama 3 bulan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Sumatera Utaraen_US
dc.subjectAlginaten_US
dc.subjectCarbopolen_US
dc.subjectGel periodontalen_US
dc.subjectMetronidazolen_US
dc.subjectPeriodontitisen_US
dc.titleFormulasi dan Evaluasi Gel Periodontal Metronidazol Menggunakan Basis Algiaten_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record